MINASGERAIS, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Mereka.
BRAZIL/ Seorang pemimpin kelompok pemuda gereja di Brasil,” Roney Schelb (32) tahun, dituduh telah melakukan pemerasan kepada setidaknya 240 wanita untuk dijadikan budak s3k. Tidak hanya itu, Schelb juga dilaporkan memaksa beberapa wanita untuk berhubungan s3ksval dengan hewan hingga pria lainnya. Dalam aksinya, pemuda Brasil ini juga diketahui menyuruh korbannya untuk menandatangani sebuah kontrak s3k mirip dengan adegan salah satu film erotis Hollywood, Fifty Shades of Grey. (27/10/2019)
Schelb diketahui bekerja sebagai perwakilan penjualan sekaligus sukarelawan di sebuah gereja di Kota Muriae, Minas Gerais. Namun, di balik ‘pekerjaan suci’ di gereja, Schelb justru menyambi menipu ratusan wanita untuk mengirimkan video atau foto intim dengan janji bayaran dengan kisaran mencapai USD 970 (13,6 juta) hingga USD 2.400 (Rp33,7 juta).
Berdasarkan penuturan pihak kepolisian Minais Gerais,” Schelb pun diketahui telah melakukan aksi pelecehan s3kval kepada ratusan wanita yang tersebar di 11 negara bagian setidaknya selama empat tahun. Sementara, penyidik utama Schelb,” Magno Machado Nogueira, menjelaskan bahwa dalam menjalin kontak dengan para korban, tersangka membuat beberapa media sosial serta profil WhatsApp palsu,” Jelasnya
Namun, setelah mendapatkan kemauannya, Schelb justru mengirimkan para korbannya tanda terima transfer bank palsu sebagai dalih pembayaran. Gambar atau video porno yang dikirimkan oleh korbannya tersebut lantas dijadikan alat untuk memeras korbannya. Dalam aksinya ini, Schelb akan mengancam akan menyebarkan video atau gambar telanjang korbannya kepada teman atau keluarga mereka jika tidak mau menjadi budak s3s tersangka.
Salah satu korban Schelb bahkan menuturkan bagaimana tersangka juga kerap memeras korban agar mengirimkan video atau foto intim hingga 20 kali dalam satu hari. Selain itu, polisi juga meyakini bahwa Schelb telah memaksa beberapa korbannya untuk bertemu dan langsung memperkosa mereka,” Pungkasnya.
Mengejutkannya lagi, polisi menjelaskan bahwa Schelb juga memaksa para korban yang tinggal jauh dari rumahnya untuk berhubungan s3sval dengan pria lain bahkan hewan. Tentu saja, setelah menuruti kemauan Schelb, korban diminta untuk mengirimkan video hubungan s3svalnya kepada tersangka,” Sesalnya.

Untuk memperlancar aksi perbudakannya tersebut, pihak berwenang juga menuturkan bahwa tersangka menggunakan semacam kontrak s3s yang mirip dengan film atau novel dewasa ternama Amerika Serikat (AS), “Fifty Shades of Grey”. Secara garis besar kontrak Fifty Shades of Grey ala Schelb tersebut berisi pernyataan korban yang mengizinkan tersangka untuk berbuat apa saja sesuai dengan keinginannya,” Bebernya.
Tidak hanya itu, dalam kontrak tersebut,” Schelb juga memberikan sebuah poin yang menyatakan bahwa ia bisa memberikan hukuman seperti pemukulan jika korbannya tetap bersikeras tidak mau menuruti perintah. Schelb telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada 11 Oktober lalu di rumahnya di Belo Horizante.
Saat penggebrekan, polisi menemukan dokumen berisi rincian informasi korban lengkap dengan laptop, tablet, hingga kostum s3*s. Setidaknya, hingga Senin lalu, polisi sudah mengantongi sekitar 1.600 catatan kontak yang dia buat dengan para korbannya melalui telepon.
Polisi juga menyebutkan bahwa korban Schelb meliputi delapan anak di bawah umur, gadis remaja, wanita muda, hingga perempuan setengah baya. Polisi pun langsung memburu Schelb selama sekitar sebulan setelah salah satu korbannya mengajukan pengaduan ke Kantor Polisi Kejahatan Maya di Brasil,” Ucapnya.
Namun, saat ditangkap, Schelb nyatanya membantah segala tuduhan yang dilancarkan oleh pihak kepolisian Minas Gerais. Menurutnya, apa yang dilakukannya bukanlah sebuah tindakan pemerkosaan. Ketika Anda berbicara tentang pemerkosaan, Anda membayangkan tindakan kekerasan atau sesuatu yang lain. Tetapi Saya tidak pernah melakukan itu, saya tidak bersalah,” Tutupnya.
Sumber,” Ell glell/Daily mail (Gmm)

