MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jenderal Dunia.
Lakalantas yang terjadi di Antasan Senor Km 42 Martapura yang melibatkan antara Mazda dengan Bus trans Kal Sel – Kal Tim, Minggu sekitar pukul 13:05 Wita, Kecamatan Martapura Timur, Wilayah hukum Polres Banjar Kalimantan Selatan, Pihak Satlantas dan Emergency Martapura langsung terjun ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga. Kemacetan pun langsung terjadi diruas jalan A Yani Km 42 sekitar satu Kilometer, Team Emergency Banjar Response (EBR) juga membantu dalam kemacetan akibat musibah tersebut. (10/09/201).
Kemacetan tidak berlangsung lama setelah anggota Unit Laka Polres Banjar dan rekanan PSC tiba dilokasi kejadian untuk mengamankan arus dan melakukan pemindahan Unit yang telah adu kuat. Menurut penuturan saksi dilokasi kejadian,” Rahman (45) tahun, Warga Kelurahan Pasayangan Seberang Sungai mengatakan, Mobil Mazda yang di kemudikan,” Erlina (55) tahun, yang datang dari arah Hulu Sungai menuju arah Martapura melaju dengan kecepatan tinggi, Mobil yang dikemudikannya melambung kekanan menabrak Mobil Bus Pulau Indah Jaya jenis NISSAN dengan Nopol KT 1073 PM yang dikemudikan Subinarto (59) tahun, warga Gambut Kabupaten Banjar. Erlina dan Subinarto selamat dari insiden tersebut juga para penumpang Bus cuma mengalami luka ringan,” Ungkapnya.
Dilokasi kejadian terlihat puing-puing kaca berhamburan diruas jalan, hingga beberapa bagian dari mobil Mazda dan bus tampak hancur. Warga juga berdatangan untuk melihat kelokasi kejadian, Karena terdengar bunyi yang cukup keras, Mazda CX5 warna merah rusak berat di bagian depan. Erlina dibawa ke rumah warga karena sempat mengalami syok akibat tabrakan dan selamat dari maut.

Mobil Mazda CX5 dengan nomor polisi DA 1073 PM yang rusak cuma dikemudikan Erlina, Tanpa ada penumpang di dalam mobilnya, Erlina beruntung selamat dari maut dan hanya mengalami luka lecet, tampak diobati oleh rekanan emergency. Diketahui Erlina berprofesi sebagai PNS, Warga Desa Rakuti, Kandangan (HSS). Dari hasil pemeriksaan,” Erlina pengemudi Mazda memiliki SIM A, Dan pada saat mengemudi sabuk pengaman dia pasang dengan baik.
Dengan berkembangnya jumlah banyaknya Kendaraan yang melintas di ruas jalur yang sudah tidak memadai (Sempit) sehingga sering terjadi kecelakaan, Pemerintah harus mulai memikirkan pembuatan jalan baru atau pelebaran jalan. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banjar,” AKP Indra Agung Perdana S.I.K melalui Kanit Laka Satlantas Polres Banjar,” Ipda Marjuki membenarkan terkait kecelakaan melibatkan Mazda CX5 yang mencium Mobil Bus Pulau Indah Jaya dengan kekerasan, ini karena jalan yang sempit akibat banyaknya Kendaraan yang melintas, Karena ini jalan Trans Kalimantan,” Tutupnya.
Sumber,” Dani Masri (Gmm)

