Perburuan Terhadap Khairullah Masih Berlanjut.

PELAIHARI, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Perburuan Khairullah (Begal Sapi) di hari yang ke empat belum membuahkan hasil, pasca penembakan yang dilakukan begal sapi sekaligus penembak Brigadir Edi, anggota Polres Tanah Laut, terus berlanjut. Khairullah adalah pecatan prajurit TNI AD dari Satuan Zeni Tempur (Zipur). Pelaku dipecat lantaran disersi atau lari dari tugas. (10/09/2019)

Brigadir Edi berasal dari Unit Intel Polsek Panyipatan. Edi yang serta mem-backup penangkapan bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau, Resmob Tanah Laut dan Polda Kak Sel. Penelusuran dari Gmm pencarian eks TNI AD itu ditarik dari kawasan Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku dan diperluas ke wilayah Kalteng.

Kapolres Tanah Laut,” AKBP Sentot Adi mengatakan, Khairullah sebelum berhenti menjadi anggota TNI terakhir bertugas di satuan Zeni Tempur (Zipur). “Dari informasi, tersangka yang sementara kami kejar ini adalah bekas anggota TNI, pecatan Zipur, catam (calon tamtama),” ujar Sentot Adi, Minggu (08/09/2019).

Tim gabungan sudah ditarik dari lokasi karena diperkirakan tersangka sudah tidak berada di sekitar kawasan tersebut,” jelas Kapolres Tala,” AKBP Sentot Adi Darmawan yang ikut terjun langsung dalam perburuan pelaku, Selasa (10/09) pagi. Ia mengatakan pencarian itu diperluas ke wilayah lain untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Pencarian sendiri sudah melibatkan Tim gabungan Polda Kalsel dan Polda Kalteng serta Polres Tala dan Polres Pulang Pisau. Selain Kapolres, terlihat juga KabagOps,”AKP Novy Adi Wibowo, Kasat Intel,” AKP Syofiah, Kasat reskrim,” AKP Alvin Agung, Kasat resnarkoba,” AKP Yuda Kumoro Pardede, Kapolsek Tambang Ulang, Kapolsek Pelaihari, Kapolsek Takisung serta beberapa perwira lainnya ikut menyisir daerah yang diduga persembunyian pelaku.

baca juga :  KH. Khalilurrahman Tutup Usia 75 Tahun.

Tim gabungan juga dibantu unit K-9 Direktorat Sabhara Polda Kalsel yang turun membawa dua anjing pelacak. Puluhan personel diterjunkan. Mereka bersenjata lengkap. Mayoritas tim gabungan memakai rompi anti peluru. Penyisiran tak hanya dengan motor trail, tapi juga menggunakan mobil offroad.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya. Seorang polisi terluka saat baku tembak dengan pelaku pencurian sapi di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (07/09) sore. Selain Brigadir Edi Ruvi Susanto, seorang bocah perempuan dilaporkan juga terkena tembakan,” Novianti, Nyawanya tidak tertolong setelah dirawat selama empat hari.

Kapolres Pelaihari,” AKBP Sentot Adi mengatakan, areal kebun karet yang relatif luas jadi kendala pencarian. Maka saat ini, fokus perburuan tersangka bergeser dari kawasan Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel,” Kombes Mochamad Rifai mengatakan, proses pengejaran oleh tim gabungan terus dilakukan. “Masih terus kita cari,” Jelasnya.

Khairullah adalah target buruan yang sudah lama oleh Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng, setelah melakukan pencurian sapi dengan modus memberi racun sebelum dipotong. Pelaku terendus berada di wilayah hukum Polres Tala, sehingga dilakukan pengejaran sampai ditemukan.

Pada pengejaran sempat terjadi insiden baku tembak dengan anggota yang berupaya menyergapnya. Dalam baku tembak itu Brigadir Edi Revi Susanto terkena peluru tersangka. Sementara petugas menangani rekannya yang terluka, pelaku melarikan diri ke perkebunan karet dengan sejumlah luka tembak.

Petugas hanya menemukan mobil yang dibawa tersangka di pinggir jalan bersama tiga orang di dalamnya. Mereka adalah,” Irwansyah, dua anak kecil, Gazali Akbar serta Novianti  mengalami yang luka di bagian kepala sebelah kanan hingga meninggal. (Elg/Dok)

Sumber,” Dani Masri(Gmm)