Rakyat cuma menuntut Kejujuran.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @Membuka Jendela Dunia.

Rakyat cuma menuntut Kejujuran dari hasil pemilu 17 april 2019, Kenapa jadi sampai parah seperti ini, korban berjatuhan, Aparat semakin beringas menghalau para Demonstran, Mereka terprovokasi dan emosi yang terpancing pihak pihak yang tidak bertanggung jawab oleh penyusup di antara Aksi Demonstran. Kericuhan didepan gedung BAWASLU RI jakarta Pusat, Para Demonstran makin bersemangat untuk melanjutkan Orasinya walau bahaya menghadang mereka sampai sekarang pukul 22:05 Wib. (22/05/2019)

Di perempatan Sarinah, setidaknya ada tiga titik api yang masih berkobar, Massa mencoba menerobos Barikade kawat berduri yang di pasang Polisi. sampai saat ini sudah ada enam korban lebih yang terkapar dari kemaren hingga sekarang, Di antara sekian banyak korban yang tewas,” Adam Nooryan, meninggal di RSUD Tarakan Jakarta. Adam adalah Aktivis Remaja Masjid Jami Almansyur Jembatan lima Jakarta Barat. Demonstran berharap aparat mengerti apa yang di inginkan Rakyat. Massa di dorong mundur sekitar 100 meter dari arah Medan Merdeka Barat oleh Brimob yang menggunakan Tembakan kembang api dan gas air mata. Tragedi ini siapa yang akan bertanggung jawab,” Sesalnya.

Di Kawasan Sarinah Massa mulai di pukul mundur, meski demikian Demonstran melakukan aksi balasan sambil melempari dengan batu, mercon dan bahkan ada yang melempari  memakai Bom Molotov kearah aparat, Intensitas serangan balik terhitung sedikit ketimbang serangan yang di lancar kan aparat. Sementara pasukan TNI dan Kostrad tetap bersiaga di belakang aparat yang sedang menghalau massa, Massa berteriak serentak,” TNI jangan sampai di kebiri oleh Penguasa yang Zholim, Rakyat Adalah Ibu Kandung Kalian. (Fzb)

baca juga :  Ngeri Pemkot Pontianak Tidak Memahami Wajib Belajar.