Demonstran Berujung Maut.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @Membuka Jendela Dunia.

Aparat Kepolisian Bentrok dengan sekelompok Massa di Halaman Hotel Petambur Jakarta Barat, Rabu.
Pasukan Polisi bahkan memukul mundur dan mengejar massa yang lari hingga mencapai kompleks Asrama Brimob di Jalan KS Tubun, Gatot Nurmantyo menegaskan, Bila Demokrasi berujung Anarkis, yang kalian lindung adalah Rakyamu. Rakyat adalah Ibu Kandungmu. jangan perlakukan mereka seperti Teroris. Kedua orang yang belum diketahui identitasnya itu berumur sekitar belasan tahun atau masih remaja. Wajah masing masing tampak terluka dan berdarah. (22/05/2019)

Korban kerusuhan yang tewas di Petamburan,” Farhan Syafero (31) tahun, Rabu pukul 05:20 Wib, Diduga Tewas akibat terkena peluru tajam yang menembusĀ  di bagian dadanya, Warga Jalan Pramuka RT O3/07 Grogol Limo Depok, Keluarga korban berharap ada keadilan di negara ini. Keluarga korban berdoa semoga Almarhum di tempatkan di Syurga, Insya ALLAH mati Syahid, Korban berpulang memperjuangkan kebenaran di Jalan ALLAH, Kami sangat menyayangkan kejadian ini, Mereka kan Demonstran sipil tidak sepantasnya menggunakan kekerasan, apalagi diduga menggunakan peluru tajam menghalau Massa, Aparat Pemerintah harus bertanggung Jawab atas tragedi,” Tuturnya.Menurut Ketua DPR,” Bambang Soesatyo berharap, Aparat yang bertugas di lapangan tidak mudah terprovokasi dan emosi dalam menindaklanjuti Demonstran yang tertangkap dan bisa menahan diri menghadapi para Demonstran, Karena banyak penumpang gelap yang menyusup di tengah Aksi Massa, Mereka memancing Aparat emosi dan bertindak anarkis kepada para Demonstran. Aparat walau dalam keadaan lelah harus tetap humanis namun Tegas dalam menegakkan peraturan dan terkait Undan Undang penanganan penertiban umum,” Tegasnya. (Fzb)

 

 

baca juga :  Pemdes Langsat Hulu Menggelar Vaksinasi Lansia.