Oknum Polsek Sukajadi Aniaya Anak Dibawah Umur.

RIAU, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Riau / Buruk penanganan setiap kasus yang diminta oknum pejabat khusus aparat hukum di Negeri ini, jika masyarakat awam yang melaporkan selalu di perlambat bahkan di peti Es-Kan oleh penyidik.
Hal ini terbukti kompilasi keluarga korban dugaan penganiayaan anak di bawah umur melaporkan oknum Polsek Sukajadi yang meminta perlindungan penganiayaan anak di bawah umur. (16/01/2020)

Menurut keterangan keluarga korban,” Kejadian ini berawal ketika korban dituduh pelaku begal oleh salah satu warga di Pekanbaru, kemudian Korban di tangkap polisi dan di bawa ke hadapan Kapolsek Sukajadi dan Kanit Reskrim guna dimeminta keterangan, saat dimintai keterangan diduga oknum penyidik main pukul memaksa korban mengakui perbuatan sebagai begal,” Tuturnya.

Merasa tidak melakukan kejahatan apapun meskipun dalam keadaan kesakitan diduga dipukul, korban  tetap bertahan dan tidak mengaku apa yang dituduhkan pada dirinya (begal) karena tidak terbukti ia sebagai pelaku  begal, lalu oknum polisi melepaskannya,” Ungkapnya.

Dugaan penganiayaan tersebut sudah  dilaporkan keluarga korban ke Unit PPA Polda Riau, namun sayangnya entah apa penyebabnya sudah berbulan-bulan dilaporkan sampai saat ini belum jelas ujung pangkalnya dari penyidik unit PPA Polda Riau,” Jelasnya.

Anehnya, ketika korban menanyakan laporannya ke Penyidik, justru penyidik menyuruh diam dan akan menghentikan perkara tersebut, terkesan mereka saling melindungi. “Iya pak, kami di suruh diam saja oleh polisi dan katanya kasus itu di SP3-Kan alias di hentikan, Kata keluarga korban dengan wajah kecewa.

Merasa tidak nyaman dengan pernyataan penyidik tersebut makanya kami cari keadilan dengan melaporkan ke Div Propam Mabes Polri,” terangnya. Kami berharap  mendapat keadilan. Karena semua orang sama dihadapan hukum tanpa membeda bedakan, Semoga kejadian ini  berpihak pada yang benar” jangan mentang ia polisi se-enaknya saja memukul orang,” Sesalnya.

Kapolda Riau,” Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, ketika di konfirmasi awak media  melalui Kabid Humas Polda Riau,” Kombes Pol Sunarto, malah menyarankan awak media konfirmasi ke Mabes Polri. “Silakan konfirm ke mabes” Kata Narto melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya.

baca juga :  IRT Lempar Pabrik Rokok, Polri," Sudah Mediasi 9 Kali Gagal.

Sumber,” Onedy/RN/elg (Gmm)