MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
@ Membuka Jendela Dunia.
Kalsel/ Dalam beberapa kali tampuk pimpinan berganti tidak pernah di perhatikan, Drainase yang terletak di Desa Pasayangan simpang empat Pondok Pesantren Darussalam setiap kali hujan turun dengan derasnya selalu saja mengakibatkan banjir, dikarena kan Darainase atau saluran air yang tidak berfungsi dengan baik. (25/11/202)
Genangan air yang tidak dapat mengalir membuat lokasi tersebut sering di keluhkan pengguna jalan dan warga setempat, Drainase tersebut sudah tidak berpungsi lagi dan tidak ada dari instansi terkait untuk memperhatikan, apalagi berinisiatif membenahi Drainase (Got) yang sudah tahunan tidak tersentuh aparat Pemerintah Daerah yang berwenang.
Saat wartawan mengkonfirmasi beberapa waktu lalu tentang perihal Drainase yang mampet tersebut kepada Kabid Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Banjar,” Ade Rojali di ruang kerjanya mengatakan, Warga setempat tidak mau Drainase tersebut untuk di benahi dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Ade Rojali.
Dari Pantauan globalmartamedia.com saat hujan turun berada di Lokasi, Air terlihat menggenangi semua ruas jalan setinggi 10/15 Cm, Genangan air yang kotor luapan dari drainase tersebut di gunakan anak anak untuk bermain, Lokasi tersebut berada di, Jalan Pangeran Abdurahman Pasayangan Martapura Kota. Senin (23/11/2020).

Hal tersebut sudah Bertahun tahun terjadi, Solah olah hal tersebut sudah biasa dan no problem. Genangan air akibat luapan drainase di daerah tersebut saat banjir, Sangat lambat keringnya, sampai memakan waktu beberapa hari. Inilah hal yang bagi warga sangat mengganggu mereka.
Padahal lokasi tersebut sangat berdekatan dengan Pondok Pesantren Darusalam, Para santri harus ekstra hati hati agar mereka tidak terperosok ke lubang yang tertutup genangan air. Warga sekitar sangat berharap agar kiranya secepatnya dilakukan perbaikan, agar mempermudah semua warga ataupun orang lain yang sedang melintas di jalan tersebut.
Ade Rojali juga saat di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan, Warga seharusnya gotong royong untuk perbaiki dan membersihkan drainase di desanya yang mampet atau lapor ke tempat kami agar kami bisa membantunya. Ade Rojali juga mengatakan, Dengan minimnya anggaran yang kami miliki sangat membuat pihak kami kesulitan untuk melakukan pemeliharaan atau pembenahan terhadap drainase yang mampet tersebut,” terang Ade Rojali.
Imran (55) tahun, Warga setempat sangat berharap agar Pemerintah sebaiknya harus bisa lebih teliti dan peduli terhadap keadaan di tempat kami yang sudah sangat lama di abaikan, Kami (Imran) mewakili warga sini, semoga Instansi yang berwenang bisa memperbaiki Saluran Darainase di lokasi kami,” Tutupnya.
Sumber,” Rndy/Oji/Elg (Gmm)

