Calon Jamaah Haji Tahun 2019 Akan Di Rencanakan Berangkat Haji Pada Tahun 2021.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Info tentang keberangkatan haji akan dilaksanakan di tahun 2021, yang sempat tertunda ditahun 2019 akibat pandemi covid-19 yang menyerang diseluruh dunia sehingga Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkan ratusan ribu jamaah haji tahun 2020.

Sempat beberapa waktu lalu Kota Mekkah Lockdown akibat pandemi Covid-19 membuat kegiatan ibadah haji ditiadakan/ditutup sementara oleh Pemerintah Arab Saudi. (03/10/2020)

Dan di tahun 2020 kembali dibuka pelaksanaan ibadah haji oleh Pemerintah Arab Saudi secara terbatas, hanya 10 ribu jamaah yang diizinkan dan seluruhnya Wajib menerapkan protokol kesehatan seperti. Memakai Masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kepala Kantor Kementerian Agsma Kabupaten Banjar,” H. Najwan Noor di ruang kerjanya pada Sabtu (03/10/2020) mengatakan bahwa, calon jemaah haji tahun 2020 yang gagal berangkat ke tanah suci dapat berangkat jika pandemi ini berakhir tahun 2021.

“Sementara ini regulasinya menjelaskan calon jamaah haji yang tertunda berangkat tahun ini akan diberangkatkan tahun 2021. Tapi hingga saat ini belum ada informasi apakah jumlah calon jamaah haji yang berangkat nanti akan bertambah jumlahnya,” ujarnya.

H. Najwan Noor melanjutkan, Calon jamaah haji dari Kabupaten Banjar  Sudah melakukan pelunasan biaya ibadah haji dan tinggal menjalankan latihan manasik haji sebelum dinyatakan keberangkatannya ditunda,” katanya.

“Akibat penundaan tersebut membuat anggaran untuk pelatihan manasik haji juga ditarik. Padahal seluruh calon jamaah haji yang rencananya akan berangkat juga sudah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji dan pemeriksaan kesehatan, tinggal menunggu kegiatan manasik haji. Semoga pada tahun 2021 semuanya sudah aman sehingga dapat berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Kemenag RI sebelumnya juga mempersilahkan jika ada calon jamaah haji yang ingin membatalkan keberangkatnya di tahun ini untuk menarik Biaya Perjalanan Ibadah Haji yang sudah disetorkannya, namun kursi untuk berangkat ke tanah suci menjadi hangus.

baca juga :  Kunjungi Warga" Kasat Binmas Himbau Sosialisasi Protokol Kesehatan.

“Namun seluruh calon jamaah haji di Kabupaten Banjar lebih memilih bertahan dan menerima keberangkatannya ditunda. Tidak ada yang menarik Biaya Perjalanan Ibadah Haji yang sudah dilunasi sebelumnya,” ungkapnya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Banjar,” H. Rimazullah menambahkan, pada tahun depan pihaknya akan memulai lagi tahapan latihan manasik haji.

“Dalam waktu dekat kita akan memulai latihan manasik bagi calon jamaah haji yang pemberangkatannya tahun ini dibatalkan. Sebelumnya kita belum sempat melaksanakan itu,” tukasnya.

Namun pihaknya tetap melakukan pendistribusian buku panduan ibadah haji untuk calon jamaah haji yang seharusnya berangkat tahun ini.

H. Rimazullah menambahkan pihaknya sempat berencana untuk melaksanakan latihan manasik haji secara virtual, namun hal tersebut dibatalkan mengingat kondisi calon jamaah haji asal Kabupaten Banjar yang beragam.

“Karena itu kita merencanakan pelatihan manasik haji secara bergelombang, misalnya berjumlah 20-30 orang di setiap gelombang selama 3 hari. Tapi kami masih mendiskusikan hal ini dengan Gugus Tugas Kabupaten,” Tutupnya.

Sumber,” Randy/Dny/Elg (Gmm)