DAHASELATAN, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Kalsel/ Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menyampaikan belasungkawa dan memberikan santunan bagi keluarga korban Brigadir Leonardo Latupapua. “Atas kejadian tersebut Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis turut berdukacita dan memberikan santunan pada keluarga korban. (02/06/2020)
Kapolda Kalsel juga mengunjungi rumah sakit di Desa Tumbukan Banyu, Daha Selatan, dan rumah almarhum Brigadir Leonardo Latupapua untuk memberikan santunan bagi keluarga korban. Brigadir Leonardo lahir 8 Agustus 1989. Dia merupakan lulusan Sekolah kepolisian Negara Polda Kalsel angkatan 32 tahun 2008.
Kapolri juga menaikkan pangkat setingkat lebih tinggi kepada korban,” ucap Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa’i. Motif penyerangan Polsek Daha Selatan masih didalami pihak penyidik gabungan Polda Kalsel serta Polres Hulu Sungai Selatan.
Kapolres Hulu Sungai Selatan,” AKBP Dedy Eka Jaya mengatakan Brigadir Leonardo Latupapua memberikan perlawanan terhadap pelaku penyerangan Mapolsek Daha Selatan sebelum ia meninggal diserang pelaku.
Karena perlawanan dari Brigadir Leonardo Latupapua, pelaku juga mengalami luka berat. Walau terluka parah,” kata Dedy. Pelalu sempat mengejar dua anggota polisi sehingga pelaku diberi tindakan tegas dan tewas ditembak.
“Sebelum tindakan kepolisian, pelaku sekarat dan tewas saat di tempat kejadian perkara. Jadi tidak benar kalau pelaku sempat diborgol, Kapolres juga menegaskan, Pelaku bernama Abdul Rahman (19) tahun, warga Kecamatan Daha Selatan. “Tinggalnya masih di wilayah Daha Selatan,” ujar Dedy.
Mapolsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Senin (01/06) dini hari diserang seorang bersenjata tajam jenis samurai. Akibat serangan tersebut, seorang anggota kepolisian yang bertugas piket malam tewas di tempat kejadian.
Selain menewaskan seorang anggota polisi, pelaku juga tewas setelah polisi memberikan tindakan tegas. Pelaku juga sempat membakar sebuah mobil patroli Polsek Daha Selatan
Setelah pelaku dilumpuhkan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan turut ditemukan dokumen terkait ISIS. Termasuk sepeda motor pelaku, jerigen berisi bensin, pedang, hingga surat wasiat. Motif penyerangan Polsek Daha Selatan masih didalami pihak penyidik gabungan Polda Kalsel serta Polres Hulu Sungai Selatan.
Sumber,” Trj/Hry/Elg (Gmm)

