Polemik Pemilihan Bakal Calon Kepala Desa Di Kabupaten Banjar.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar H. Syahrialuddin mengatakan, Kesalahan pahaman dalam pemilihan bakal calon Kepala Desa yang diikuti 163 peserta bakal calon kepala desa dari 24 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar sudah biasa. Kami sudah sesuai prosedur, Senin sekitar pukul 13:45 Wita (23/03/2020)

“Bila ada yang merasa kurang puas dengan hasil tersebut datang saja ke ruang kerja saya,” Pintanya.

Syahrial” Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar.

Sahrial menjelaskan secara terpisah,” Potongan nomor dan nama itu hanya satu orang panitia yang tahu, Jadi ketika Pansel memberi nilai jawaban yang sudah diisi calon Kepala Desa, dia tidak tahu lembar jawaban ini punya siapa ??. Jadi celah untuk bermain itu tidak ada. (24/03/2020)

“Bagi peserta yang ingin melihat lebih detailnya kami siap memberikannya.” Tuturnya.

M. Syukri sebagai Ketua Forum Calon Kepala Desa Kabupaten Banjar yang juga calon Kepala Desa Jawa Laut, Martapura Kabupaten Banjar menerangkan bahwa dalam seleksi tes tertulis tersebut merasa keberatan dan kecewa.

“Karena ada indikasi kecurangan, Panitia pelaksana seperti tertutup dan tidak transparan dalam pelaksanaan pemilihan bakal calon Kepala Desa,” Katanya.

Lanjut Syukri, Nilai jawaban para peserta di acak oleh panitia pelaksana, sehingga nama dan nomor peserta sulit di ketahui dan Lembar jawaban di potong oleh panitia pelaksana membuat para peserta bingung.

“Bagaimana para peserta mengetahui bahwa jawaban mereka benar atau salah dan milik mereka,” Pungkasnya.

M Syukri Ketua Forum calon Kepala Desa Kabupaten Banjar.

Mereka sangat menyesalkan tidak adanya transparansi dari Dinas PMD terkait dengan hasil jawaban.
Sehingga peserta tidak bisa mengetahui jawaban mereka yang sesuai dengan kunci jawaban. Ini sangat berpotensi lembar jawaban bisa ditukar dengan yang lainnya. Syukri mengatakan bahwa  punya saya tertukar.

baca juga :  Sadis, Anak Usaha PT PGN Tbk Tak Kunjung Bayar Kewajiban ke Rekanan Sudah 4 Tahun Lebih.

“Saya kenal betul tulisan punya saya dan ada tandanya,” Sesalnya.

Ketua DPRD Banjar M. Rofiqi menerima rombongan masuk ke dalam ruang rapat DPRD dan menjelaskan, pihaknnya menampung semua keluhan para bakal calon kepala desa yang tidak terima dengan keputusan panitia.

“Yang jelas posisi kita sebagai dewan adalah netral. Dalam hal ini kami akan membantu aspirasi kalian, dengan mencari solusi yang terbaik,” Jelasnya.

Para calon Kepala Desa yang tidak puas dengan hasil Pansel.

Kemudian Ketua Komisi I DPRD Banjar,” Kamaruzzaman melanjutkan, jika yang dilakukan pihak Dinas PMD tidak sesuai prosudur dan indikasi kecurangan, maka mereka akan kita panggil dan di berikan tindakan tegas.

“Seharusnya pihak penyelenggara dalam hal ini Dinas PMD Banjar harus kredibel dan transparan,” Tutupnya.

Sumber,” Onedy/Ulk/elg (Gmm)