Jalan Arah Desa Lok Buntar Tak Kunjung Di Kerjakan.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Dalam pembenahan perbaikan infrastruktur di kabupaten Banjar Kecamatan Sungai Tabuk Desa Lok Buntar mulai dari dulu hingga sekarang tak pernah di kerjakan. Para calon Kepala Daerah dan Caleg saat sosialisasi ke Desa Lok Buntar pasti janjinya ingin perbaiki jalan yang rusak di kampung mereka, Namun selama puluhan tahun mereka cuma termakan semua janjinya, termasuk yang ingin menjadi Kepala Desa. (07/03/2020)

Warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk mengeluhkan perbaikan jalan yang tak kunjung di kerjakan. Jalan yang lebarnya cuma sekitar tiga meter dan panjang sekitar 400 meter tak pernah terealisasi, Seorang warga di kawasan Desa tersebut mengatakan, perbaikan jalan yang di janjikan sudah berlangsung selama puluhan tahun, tetapi sampai saat ini tak kunjung pernah di kerjakan,” Ucapnya.

Akses jalan Desa Lok Buntar tak kunjung di perbaiki.

“Perbaikan jalan yang sudah lama di rencanakan ini sudah ada puluhan tahun kayaknya mas,  padahal yang diperbaiki enggak terlalu panjang, cuma sekitar 400 meter ,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.  Pantauan Globalmartamedia di lokasi, Kamis (05/03/2020) yang rusak tersebut memang tidak terlalu panjang, antara 400 meter hingga 410 meter dengan lebar kurang lebih dua sampai tiga meter,” Tuturnya.

Kepala Desa yang pernah menjanjikan perbaikan jalan tersebut,” Khusairi mengatakan, Kami akan mengupayakan perbaikan jalan di Desa kita lewat Bidang Bina Marga (PUPR) di Martapura,” katanya. Namun belum sempat jalan di perbaiki,” Khusairi keburu di tangkap pihak aparat Kepolisian lantaran salah gunakan dana Desa sebagai mana mestinya. Kepala Desa Lok Buntar yang baru,” Ramdani mengatakan, juga akan mengupayakan bagaimana caranya agar jalan di Desa kita cepat di perbaiki,” Jelasnya.

Jalan yang berlobang tertutup genangan air.

Kami warga Desa Lok Buntar sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar agar jalan di tempat kami segera di perbaiki. Kami juga dari pihak desa sudah berapa kali mengusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan baik tingkat desa hingga ke Kecamatan. Akan tetapi, juga tidak pernah di realisasikan usulan tersebut. Mudah-mudahan saja kedepan ada perhatian dari Pemerintah melihat kondisi akses jalan tersebut,” Harapnya.

Senada dengan salah seorang tokoh masyarakat di Desa tersebut mengatakan, Kami melihat kondisi jalan Desa tentu sangat prihatin karena jelas sangat tidak membantu warga disini, apalagi saat akan membawa hasil pertanian dan hasil pembuatan Bata untuk di jual ke pembeli, Konsumen kadang males masuk lantaran akses jalan yang rusak, Selama di luar Desa masih ada yang menjual Bata, mereka tak akan masuk ke desa kami untuk membeli hasil jerih payah kami bekerja,” Tutupnya.

Sumber,” Onedy/Dany/elg (Gmm)

baca juga :  Tak Ada Kriminalisasi Dalam Perkara Pengrusakan Pabrik Di Pekalongan.