Himbauan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Dki Jakarta, Ada 600 yang terkena Difteri. RS penuh dengang kondisi anak anak Difteri. 38 sudah meninggal. Jadi memang kejadian luar biasa. Dinkes DKI Jakarta mengadakan imunisasi masal sampai dari 11 Desember, Usia 1 tahun sampai dari 19 tahun, Hati-hati jangan jajan yang pakai cabe bubuk, Jangan jajan pakai cabe kering seperti cabe di tahu bulat, otak-otak dan sejenisnya. (11/10/2019)

Proses canggih tapi mengantuk unsur penyakit

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyarankan jangan pake cabe bumbu kering. Karena penuh penyakit dari kencing tikus, kasusnya banyak yang meninggal karena penyakit difteri, Untuk kita yang sayang keluarga atau putra putri suka mengkonsumsi jajanan dengan menggunakan bumbu tabur (terutama yang mengandung cabe kering) seperti cilok, mie instant, tahu crispy, singkong goreng atau yang lain, monggo dievaluasi kembali,” Ungkapnya.

Dipabrik cabe tabur, tampak bahan cabe kering ditimbun di gudang, tak peduli dijadikan sarang tikus. Tentu saja kencing tikus akan tercecer disana sini dan membahayakan. Mari kita jaga keluarga kita,” Gejala Difteri, Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul dua hingga lima hari,” Ucapnya.

Pabrik yang produksi makanan tersebut

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengatakan, gejala-gejala dari penyakit ini meliputi,” Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel, Demam dan menggigil, Sakit tenggorokan dan suara serak, Sulit bernapas atau napas yang cepat, Pembengkakan kelenjar limfe pada leher, Lemas dan lelah serta Pilek,” Jelasnya.

Jenis jajanan yang mengandung unsur penyakit

Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah, Dihimbau untuk berhati hati, saat ini DIFTERI sudah dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), jadi kalau tidak terpaksa betul, jangan jajan diluar.   Penularan melalui droplet seperti dari ludah, batuk dan kaya penularan TBC. Jadi hindari tempat keramaian seperti tempat rekreasi. ini khusus warga Jakarta, Jawa barat dan seluruh masyarakat Indonesia,” Tutupnya.

Sumber,” Bambang Karyanto (Gmm)