MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Kalsel / Pedagang kue khas Banjar yang ada di Samping pertokoan Cahaya Bumi Selamat Martapura (CBS) mengeluhkan air yang tergenang setinggi 15/20 cm di depan tempat mereka berjualan, Diakibatkan setiap musim hujan, Selalu banjir. Kota Martapura yang baru di guyur hujan deras “Sabtu 07/03 sekitar pukul 12:51 WITA, Membuat kawasan Pasar Martapura seperti tidak memiliki Drainase yang baik dan terawat. (07/03/2020)
Menurut pedagang kue tersebut mengatakan, “Setiap turun hujan deras tempat kami basah dan bagian dalam tempat kami digenangi air sitinggi 10/15 cm. Dagangan kami pun basah kalo tidak di angkat dan di benahi, ya kami berharap agar instansi terkait dapat memperbaiki Drainasenya yang mampet, jadi mungkin air yang datang meluap ke luar dan menggenangi jalan dan tempat kami berjualan tidak terulang lagi, ” tuturnya.

Banjir yang melanda kawasan Pasar Martapura menggandakan semua jalur akses yang vital seperti jalan samping Masjid Alkaromah Martapura yang mencapai genangan air setinggi 20/25 cm, juga jalan ke arah murung pasar yang drainasenya baru di perbaiki dan dibikin dengan semen beton (Yudith) yang diperkirakan dana sekitar Rp 951.000.000 ” (sembilan ratus limapuluh satu juta) hampir satu miliar yang juga banyak di keluhkan warga dan pedagang.
Pasar banjir masih terjadi setiap turunnya hujan, Syamsuddin, “ Warga Murung Pelabuhan dan juga pedagang di daerah ini mengatakan, Pembuangan air yang menggenangi jalan ke dalam drainase terlalu kecil dan jalurnya sedikit, sehingga air yang keluar lebih lambat karena masalah tersebut. Juga lanjutnya, akibat semen (Yudith) yang di rubah tinggi membuat jalan akses Arah ke Murung menjadi kecil dan ketat, terlihat kumuh dan kotor, di tambahkan dengan pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang dan di atas semen beton (Yudith) ini , ” Ungkapnya.

Direktur Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah, ” Rusdiansyah selaku pengelola pasar mengatakan, pusat jalan Suka Ramai sampai samping Masjid Alkaromah Martapura yang sering dilanda banjir sangat menjadi perhatian kami. Kami harus berkoordinasi dengan instansi yang terkait Bina Marga dan bidang Sumber Daya Air (PUPR) Kabupaten Banjar. Masalah Pasar bukan pihak PD Pasar Batuah saja, Namun juga peran penting Instansi terkait, dia juga menyambungkan pada tahun 2019 yang lalu, Dinas PUPR Kabupaten Banjar telah membangun proyek-proyek guna antisipasi banjir, pembuatan saluran dan pembuangan di salah satu kawasan menuju Kelurahan Murung Keraton, “Jelasnya.
Rusdiansyah selaku Direktur PD Pasar menghimbau kepada para pedagang agar, “Penanggulangan masalah banjir di lingkungan pasar kita harus sama sama menjaga, tidak membuang sampah dagangan di sembarang tempat, disaluran (Drainase yang terbuka) sehingga dapat menimbulkan tersumbatnya oleh sampah. Kami perlu melakukan pembenahan drainase. Namun, Kebiasaan pedagang yang membuang sampah sembarangan harus disadari, Kita harus sama-sama menjaga agar pasar bersih, tidak kumuh dan tidak akan banjir lagi, “ tutupnya.

