WUHAN, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuat Jendela Dunia.
China / Masyarakat Internasional dengan virus sebaran Corona di Wuhan. Wuhan salah satu Propinsi di Cina yang memiliki Penduduk Muslim sangat banyak. Pengamat Asia, “kata Dr Ainal Khan , mendesak setelah Uyghur maka Pemerintah Komunis China memang mentargetkan membasmi habis pertumbuhan Muslim di Wuhan. (26/01/2020)
Menurutnya Wuhan dalah salah satu Kota di RRC yang pertumbuhan Muslim nya sangat pesat dan Masjid Masjid telah banyak berdiri sejak lama di Wuhan. Bahkan Sejarah Islam di Wuhan telah ada sejak era Khulafaurrasyidin ketika delegasi yang dikirim Umar bin Khatab RA sampai di Wuhan dan mendirikan Masjid pertama disana. Penyebaran Virus Corona di Wuhan merupakan senjata mematikan yang dilancarkan rejim Komunis China dalam rangka program Nasional yang mereka sebut Memberantas Muslim,” Ungkapnya.

Mengapa hal ini dilakukan di Wuhan? Karena RRC belajar dari kasus pembasmian Muslim Uyghur yang menjadi sorotan dunia Islam. Dengan cara penyebaran virus mematikan di Wuhan maka ada alasan bagi rejim Komunis China untuk mengisolasi Warga Wuhan dan mengidentifikasi setiap Muslim di Wuhan untuk di eksekusi mirip yang dilakukan di Uyghur. Link berita Idul Adha di Wuhan ini sengaja ditampilkan agar Publik faham keadaan yang sesungguhnya,” Jelasnya.
Jangan tertipu dengan muslihat Komunis China yang tetap akan membasmi Muslim di negeri tersebut. RRC dalam kasus ini patut diduga mengembangkan dan memanfaatkan senjata Biologi untuk meluluh lantakkan Muslim Wuhan dengan cara taktik Isolasi. Saat ini 56 Juta penduduk berhasil di isolasi dan discreening dengan dalih penyebaran Virus Corona, sehingga upaya memisahkan mana Muslim dan mana yang bukan Muslim lebih mudah dilakukan,” Tuturnya.
Untuk kemudian dimasukkan dalam sel mirip di Uyghur dengan dalih pindah Virus Corona yang pindah. Siapa yang menerbitkan Virus Corona di Wuhan? Siapa pula target utama program besar ini? Semoga semua pengamat dan peneliti dapat meluangkan waktu mengkaji lebih dalam kasus Wuhan ini. (Dr. Zul Khair Astari Hasan, Pusat Kajian Bumiputera-Jogjakarta)
Sumber, ” Onedy / kbr / elg (Gmm)

