Dugaan Kasus Korupsi Dana Proyek di Bengkalis

PEKANBARU, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Berhembus kabar, penyidik antirasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Rumah Tahanan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru Selasa 17/09/2019 sekitar pukul 13:30 wib.

Dari informasi yang di dapat awak media Gmm, kehadiran petugas KPK ke Rutan Sialang Bungkuk diduga agenda pemeriksaan lanjutan terhadap Hobby Siregar, Dimana yang bersangkutan Direktur (Dirut) PT MAWATINDO perlu kita ketahui bersama yang mana Hobby Siregar yang telah dijebloskan ke Rutan Sialang Bungkuk adalah pemenang tender pengerjaan proyek Multi Yers di daerah Batu Panjang Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau pada tahun 20132015 dengan pagu anggaran Rp 495 miliar rupiah.

Bahkan informasi yang di dapat beberapa awak media, usai memeriksa Hobby Siregar ,penyidik KPK juga turut memeriksa M Nasir selaku mantan kadis PU Kabupaten Bengkalis dan juga sebagai PPK proyek tersebut .

Selama berlangsungnya proses penyidikan KPK terhadap Hobby Siregar dan M Nasir di dalam Rutan Sialang Bungkuk, awak media berusaha mencari keterangan yang rinci atas kedatangan KPK tersebut, bahkan beberapa petugas keamanan yang sedang makan siang di depan Rutan membenarkan memang benar ada petugas KPK yang datang.

Mereka berjumlah 3 qorang, namun masalah kunjungan KPK itu yang lebih memahami persis adalah pimpinan, kata petugas Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru ke beberapa awak media yang ada pada saat itu,” Jelasnya.

Dengan hati yang berbalut sabar untuk dapat meminta keterangan dari petugas KPK, awak media yang rela siap sedia menunggu di depan Rutan mulai pukul 01:30 wib sampai pukul 17:00 wib. Dengan penantian yang panjang akan kehadiran petugas KPK yang sedang melaksanakan tugasnya,Sekitar pukul 17:00 wib, awak media melihat 2 orang petugas KPK keluar dari pintu Rutan, namun sangat disayangkan saat awak media mempertanyakan hasil pemeriksaan mereka terhadap Hobby siregar dan MNasir .

Salah satu petugas KPK hanya dapat memberikan keteranganmaaf Bu ……saat ini kita sedang bekerja dan mengumpulkan alat bukti, maka dari itu kami tidak bisa memberikan keterangan apa-apaujar salah satu petugas KPK menjawab para Wartawan sembari masuk dalam mobil yang terparkir dihalaman Rutan Sialang Bungkuk.

baca juga :  Kampung Tangguh Banua Di Kabupaten Banjar.

Sementara, Plt Ketua Umum LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, B Naso kepada Wartawan menerangkan jika dalam waktu dekat ini juga, pihak lembaga/aktivis yang dipimpinnya selaku Pelapor perkara korupsi luar biasa yang terjadi di Kabupaten Bengkalis ke KPK tersebut.

Mereka akan mendatangi lembaga antirasuah atau KPK itu mempertanyakan kejelasan status para pihak lain di eksekutif dan legislatif Kabupaten Bengkalis yang diduga kuat terlibat, namun tak tersentuh oleh hukum,” Tutupnya.

Sumber ,” Ismail Sarlata (Gmm)