BARABAI, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Pembunuhan Sadis Anak gadis,” Rusdiana Ramadhan (10) Tahun, Yang dilakukan oleh,” Ahmad yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, Selasa siang 17/09, Sebelum menjagal kepala korban, Kakaknya Ahmad juga menjadi korban pemukulan disaat tidur hingga tewas. Menurut informasi hari ini Ahmad akan dirujuk ke RSJ Sambang Lihum Km 17 Gambut. (19/09/2019)
Rusdiana Ramadhan,” Bocah kelas IV SD di Desa Limpasu Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Saat belajar bersama dua sahabat kecilnya. Korban saat itu sedang bermain sambil belajar bersama,” Khusnul Khotimah (8) tahun dan Khotimah (6) tahun, Didepan rumah tersangka Ahmad.

Sungguh malang nasib bocah Rusdiana,” Disaat asyik belajar, Ahmad langsung menebaskan parang tanpa sarung keleher bocah yang telak langsung penggal terpisah dari badannya. Kejadian tersebut sontak membuat geger seantero Limpasu. Warga histeris saat menyaksikan insiden sadis tersebut.

Dari olah TKP,” Rusdiana ditebas dalam keadaan posisi duduk sekitar pukul 12.05 Wita. Didekat mayat Rusdiana masih ada buku dan pulpen yang penuh darah segar,” Teman korban Khusnul Khotimah dan Khotimah langsung lari ketakutan, Mereka langsung menceritakan hal itu kepada orangtuanya. Polisi pun datang bersama warga untuk mengamankan Ahmad yang masih dalam keadaan beringas.

Barang bukti yang di temukan di TKP,” Sebilah parang tanpa kumpang, Baju daster penuh darah warna hijau, Satu buku tulis bernoda darah, dan satu pensil. Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah,” Iptu Sandi mengatakan, Tersangka dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 tahun 2014 perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 bila dalam keadaan Normal melakukan pembunuhan sadis/mutilasi,” Jelasnya.
Pelaku sempat diamuk warga hingga dalam keadaan babak belur. Kasus ini masih kami dalami motifnya,” Katanya. Pembunuhan menimpa anak berusia sepuluh tahun,” Rusdiana Ramadhan, warga Desa Limpasu Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tergolong sadis, biadab dan keji,” Ungkapnya.
Darah bersimbah di teras dan halaman rumah Ahmad. Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah,” Iptu Sandi, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini korban sedang berada di rumah sakit Dhamanhuri untuk visum. “Untuk motif pelaku kami masih mendalami,” Tutupnya.
Sumber,” Ulk Tardi (Gmm)

