BANDUNG, GLOBALMARTAMEDI.COM
Oknum seorang aparat Kepolisian di Bandung dengan sengaja membagikan minuman keras (miras) ke asrama mahasiswa Papua yang terletak di Jalan Cilaki, Entah apa tujuan dan maksud Oknum Polisi tersebut sehingga mengantar dan membagikan Miras tersebut diasat para mahasiswa sedang melakukan aksi di halaman Gedung Sate kota Bandung, pada Kamis.
Pembagian miras sontak membuat di jagat dunia maya dan langsung direspons oleh Kapolrestabes Bandung,” Kombes Irman Sugema. Irman membenarkan ada anak buahnya yang membagikan miras ke asrama Papua. Aparat polisi tersebut yang dimaksud adalah Kapolsek Sukajadi,” Kompol Sarce Christiaty Leo Dima. Menurut Irman, Kompol Sarce saat ini sedang dimintai keterangannya di Propam Polda Jabar.
Bahwa Bu Sarce adalah anggota kami, tugasnya di Polsek Sukajadi. Sekarang yang bersangkutan sebagai terperiksa terkait dugaan pemberian minuman keras ke asrama Papua. (24/08/2019)
Pihak Propam Polda Jabar akan menindaklanjuti secepatnya, apabila hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan berikan sanksi yang tegas dan hukum kepada yang bersangkutan,” lanjut Irman.
Kabid Humas Polda Jabar,” Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan apa yang dilakukan Kompol Sarce tidak mewakili institusi Polri.
Menurut dia, itu hanya inisiatif secara personal, Dia pun mengimbau warga Jabar memperlakukan siapapun sebagai saudara agar tetap tercipta suasana yang damai. Dapat dipastikan Polda Jabar periksa saat ini juga terhadap oknum polisi yang berikan minuman kepada warga Papua di Bandung dan bukan mewakili Polri, tetapi pribadi oknum tersebut,” Ungkapnya.
Kita tidak tahu maksud dan tujuan pembagian miras tersebut, sehingga langsung mencuat dan mengemuka di media sosial. Koordinator konsumsi mahasiswa Papua, Miles, menuturkan miras tersebut diantarkan pada Kamis (22/08) kemarin sekitar pukul 13:20 Wib oleh dua orang. Satu di antara dua orang tersebut menggunakan seragam kepolisian sedangkan satu lainnya berpakaian biasa/preman.
Dia menambahkan, miras yang diantarkan ditaruh ke dalam dua buah dus. Ketika itu, dia mengaku tidak mengetahui dua dus tersebut berisikan miras. Pengantar hanya mengatakan kalau ada minuman untuk dinikmati malam hari dan diminta tidak memberitahukannya kepada siapapun.
“Dia bilang, ‘ini minuman buat malam. Jangan bilang siapa siapa’,” Tutupnya.
Sumber,” Fahri Zbb (Gmm)