JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @Membuka Jendela Dunia.
Mantan Kapolda Metro Jaya,” Komjen Pol (Purn) Mohammad Sofjan Jacoeb, Mengemukakan sebuah fakta menarik, Menurutnya, Demo didukung oleh sejumlah mantan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Prajurit Pejuang Indonesia Raya (PPIR), Kita juga menurunkan mantan kopassus, Mereka bersedia dan sudah menyatakan siap untuk membela. Kemudian ada prajurit yang tergabung dalam PPIR, itu ratusan ribu akan turun untuk mengamankan, saat dihubungi melalui sambungan via telephone,” Tuturnya.

Disinggung soal berapa jumlah mantan Kopassus yang akan ikut turun ke jalan,” Sofjan Jacoef (72) tahun, kelahiran Tanjungkarang, Beliau belum bisa memastikan dengan rinci. Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyusul Capres Prabowo Subianto yang terlebih dahulu sampai di Jalan Kertanegara No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selain Prabowo dan Sandi, Beberapa petinggi BPN Prabowo Sandi dan para ulama sudah berada di kediaman Prabowo, Tampak pula purnawirawan TNI dan Polri serta para pengacara yang masuk ke kantor BPN Prabowo Sandi. (23/05/2019)

BPN Prabowo Sandi bersebelahan dengan kediaman Intelijen,” Fauka Noor Farid mengatakan, persoalan salah input Situng KPU tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebab, Menurut analisis Fauka, tidak mungkin kesalahan input sangat besar, tanpa adanya rekayasa yang dilakukan. Mantan Anggota Tim Mawar ini menjelaskan, Tampak jelas adanya cipta kondisi yang dilakukan, agar mempengaruhi pola pikir kepada Masyarakat, Akan tetapi, Sofjan Jacoeb kembali menerangkan, jika pihak KPU RI mengumumkan hasil pemilu dengan benar, dalam artian Prabowo Sandi yang menang, Maka demo tersebut akan beralih menjadi doa dan dzikir bersama,” Tutupnya. (Fzb/Gcm)
