JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @Membuka Jendela Dunia.
Dari bentrokan Aparat dan Demonstran di depan Gedung Bawaslu RI, Terlihat salah satu aparat kepolisian jatuh pingsan dan terluka seusai menahan serangan dari massa Demonstrasi. Aparat kepolisian yang jatuh pinsan itu lantas digotong rek)annya menuju ambulans dan dilarikan ke rumah sakit.” Ayo cepat Ambulans,” Sambil berteriak aparat kepolisian. Sebelumnya diberitakan, massa aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, bentrok dengan aparat kepolisian, setelah selesai shalat berjemaah, Rabu malam,” Tegasnya.

Bentrokan terjadi karena dipicu oleh sekelompok massa dari arah Jalan Abdul Moeis, melempari polisi memakai botol air mineral. Setelah itu, bentrok terjadi, aparat membalas melempari massa memakai botol air mineral. Massa lantas melempari polisi memakai kembang api. Tak hanya itu, Demonstran juga melemparkan bambu dan batu. Pendemo membakar spanduk di tengah jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Polisi menyerukan para pendemo 22 Mei berhenti untuk melemparkan benda. Massa diminta untuk mundur dan bubarkan diri, Namun mereka tetap melawan dan minta KPU di Adili dan Jokowi mengundurkan Diri turun dari jabatan Presiden. (22/05/2019)

Meski beberapa kali sempat mereda, bentrokan kembali terjadi tatkala massa memprovokasi aparat memakai lemparan batu dan petasan. Aksi demonstrasi yang terjadi sejak pagi hingga mmalam tadi itu membuat beberapa aparat kepolisian kelelahan, hingga jatuh pinsan. Sebanyak empat polisi terluka parah di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Kericuhan terjadi di Jalan Brigjen Katamso ke arah Tanah Abang. Para polisi dirawat di Wisma 77, Jalan Brigjen Katamso. Sebelumnya, lemparan batu oleh demonstran 22 Mei dan tembakan gas air mata dari aparat kepolisian, masih berlangsung di Jalan Brigjen Katamso, Slipi Jaya, Jakarta Barat hingga malam hari. (Fzb)
