Teluk Dalam di Amuk Api.

BANJARMASIN, GLOBALMARTAMEDIA.COM

Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Minggu dinihari pukul 02:15 wita, Terjadi Sijago merah amuk di heningnya malam, Bunyi lonceng memecah sepinya malam di kawasan Gang Family, RT 20/07, Kelurahan Teluk Dalam, Terdengar iring-iringan mobil pemadam kebakaran di seputaran kawasan pemukiman warga. Api muncul saat  mayoritas warga sedang terlelap tidur, Menurut keterangan Saksi,” Joko Susanto (37) tahun, warga Gang Famiy, RT 20/07, No 21.

Rumah Joko yang tidak jauh dari sumber api. Saat Istri ada keperluan dan teriak di luar ada api. Joko pun membawa anak dan istrinya keluar rumah. dikeluar api sudah membesar di rumah Abdullah. Abdullah sendiri saat kejadian tengah asyik menonton televisi di lantai dua. Ada bunyi ledakan di samping rumah, kemudian Listrik padam, berselang sesaat, di luar rumah ribut teriak ada api, Abdullah pun langsung keluar tanpa mengenakan baju ditemui di depan rumah,” Tegasnya.

Karena kaget melihat api,”Abdullah, pria 60 tahun itu mengaku sempat tak sadarkan diri di atas kasur tempat ia berbaring. Saya kaget lihat api. Seperti mimpi. Saya terguling jatuh, kemudian seperti ada yang menarik keluar,” jelas warga Gang Famiy, RT 20, No 12. Beruntung, saat ia tersadar tiga cucu dan istrinya yang berada di lantai bawah sudah menyelamatkan diri ke luar rumah. “Saya sudah lebih dari 20 tahun tinggal di sini,” jelasnya.

Akibat kejadian itu, Abdullah menderita luka bakar di bagian perut dan tangan kanan. Tak butuh lama api menghanguskan rumah miliknya karena terbuat dari kayu. Tidak apa apa rumah kita habis, yang penting bapak selamat,” timpal Rudi, anak Abdullah. Kurang dari 20 menit, puluhan mobil pemadam tiba di lokasi kejadian. Sumber air yang terbatas memaksa pemadam memanfaatkan dua sumur warga. Kondisi sungai yang berada tidak jauh dari titik api sedang surut,” Ungkapnya. (05/05/2019)

Akses jalan yang sempit menjadi kendala masuknya Mobil Pemadam. Baru sekitar pukul 02.44 wita, api sudah bisa dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Abdullah yang sehari hari bekerja di pelabuhan Tri Sakti itu mengungsi di rumah keluarganya sementara waktu. Mungkin (api) karena korsleting, waktu 2008 juga pernah kebakaran di sini,” kata Abdullah. Selama proses pemadaman, akses menuju Tri Sakti dari arah simpang tower PDAM tertutup oleh barisan mobil pemadam.

baca juga :  Bukti Adanya Mafia Hukum, Penjahat Lepas Jeratan Hukum.

Untuk sementara ada tiga buah rumah terbakar. Satu anggota,” Ikhsan sesak napas dan dibawa ke Rumah Sakit Suaka Insan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin,” M Hilmi, Dari tiga rumah tersebut, ada 10 jiwa dari 3 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Selain Abdullah, rumah milik,” Mastan dan Bahrani ikut habis terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 383 juta. Kendala di lapangan bangunan yang berdempetan membuat api cepat menjalar,” Tutupnya.

Sumber,” Elg/Rizalihady (Gmm)