Dinas Kesehatan Tapin Sambut Kedatangan Vaksin Covid-19.

TAPIN, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Terkait kedatangan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Tapin, Dinas Kesehatan Tapin bersama IDI dan Dokter Specialis Dalam terus membahas tujuannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin,” H. Alfian Yusuf telah melakukan Vitcon bersama Bupati Tapin yang di hadiri oleh Kementerian. (08/01/2021)

H. Alfian Yusuf selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin mengatakan, Kedatangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tapin, Pihaknya telah melaksanakan Vicon bersama Bupati Tapin,” HM Arifin Arpan yang menghasilkan tiga point yaitu,” Pembentukan Posko pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Peningkatan Pendisiplinan Protokol Kesehatan melalui operasi Yustisi.

“Kepala Dinas Kesehatan Tapin,” H. Alfian Yusuf menuturkan, Presiden Jokowi dari awal sudah memberikan informasi di Istana bersama jajarannya akan di Vaksin, untuk tingkat Provinsi, Kabupaten dijadwalkan akan menyusul selanjutnya, Untuk penanggalan itu memang direncanakan 10 hari sesudah dilaksanakan vaksinasi Presiden dan jajarannya,” ungkapnya.

H. Alfian Yusuf melanjutkan, untuk penerimaan pertama di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota kemungkinan akan diminta 10 orang, Kita diminta untuk mengusulkan 10 nama sebagai penerima pertama. Dengan sistem usulan dari eksekutif, Legislatif, TNI, Polri, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda,” Jelasnya.

Kemudian H. Alfian Yusuf menambahkan, untuk penerimaan tahap awal akan diikuti oleh para Tenaga Kesehatan (Nakes) dan tahap II diperuntukan bagi tenaga-tenaga yang bergerak di bidang kesehatan seperti ASN, TNI-Polri, Pegawai Bank, Pegawai PLN yang berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat dan tahap ke III untuk masyarakat umum,” ucapnya.

Untuk hari ini yang dilakukan adalah mempersiapkan internal dan pihaknya akan mengundang Ikatan Dokter Indinesia Kabupaten Tapin dan dokter spesialis penyakit dalam untuk membahas tentang proses atau mekanisme penerimaan vaksin itu sendiri, Karena proses penerimaan vaksin yang pertama harus melalui proses screnning,” paparnya.

Peran Dokter dan IDI untuk melihat apakah yang bersangkutan boleh atau tidak menerima vaksin, Karena kita belum memiliki Perda terkait kewajiban seorang boleh atau tidak untuk di vaksin, Intinya hari Senin kami akan menyerahkan nama 10 orang penerima awal dan penetapan tanggal penerimaan vaksin. Dan hal ini sudah kami komunikasikan dengan Bupati,” Tegasnya.

Pelaksanaan penginputan data dan sebanyak 1264 tenaga kesehatan dari 1264 itu akan dilaksanakan screening siapa-siapa yang berhak dan tidak untuk menerima, H. Alfian Yusuf berharap dengan adanya proses persiapan ini, dapat memudahkan proses vaksinasi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tapin,” Tutupnya.

Sumber,” Udn/Stn/Elg (Gmm)

baca juga :  MK Putuskan Tolak Gugatan Sistem Pemilu, Adv Togar Situmorang, Itu Sudah Tepat dan Sangat Ditunggu Para Bacaleg.