Pemerintah Indonesia Harus Peduli Anak Palestina.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

Membuka Jendela Dunia

Jakarta/ Dalam Kondisi perang di tempat tinggal kita, Apapun yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari selalu merasa was was, takut, khawatir, kematian dan kelaparan selalu menghampiri mereka, hal itu berkecamuk jadi satu didalam jiwa dan raga anak anak Palestina, apalagi situasi yang memburuk di banyak tempat di wilayah Palestina.

Kesulitan air bersih dan makanan layak santap adalah perjalanan bersama setiap hari dengan rontaan kampung tengah atau perut yang sedang berkelana tanpa bekal, bagi rakyat Palestina di penampungan atau pengungsian setiap hari, antrian panjang seirama dengan tangisan bocah kelaparan sambil mengunyah rumput dan batang kaktus, Pemandangan menyedihkan yang dirasakan mereka seolah bosan hadir di pelupuk mata Sang Raja Tega.

Menurut Prof Sutan Nasomal yang peka dan peduli terhadap hal tersebut meminta agar Pemerintah Indonesia selalu peduli dan terus berbagi buat anak anak Palestina, jangan pernah berhenti dan berubah untuk menyalurkan bantuan kepada negara yang pertama kali mengakui Kedaulatan Republik Indonesia yang kita cintai ini.

“Misi Genosida yang mereka lakukan kepada rakyat Palestina belum sepenuhnya berhasil, apakah kita cuma tutup mata dan membiarkan hal tersebut terjadi pada saudara kita seiman, setidaknya kita berusaha  mengurangi beban berat yang mereka rasakan, Pasukan Zionis membabi buta membombardir warga Palestina yang sedang berada di pengungsian dan Rumah Sakit,” sesal Prof Sutan Nasomal.

Marilah kita bersama sama peduli kepada rakyat Palestina, walaupun lewat pihak ketiga yang penting berbagi untuk mereka” SAVE PALESTINE. Tidak ada lagi makanan yang bisa diperoleh selain mengharapkan bantuan dari kita yang peduli, Ketakutan selalu menghantui anak anak dan wanita, mereka santapan hangat bagi Zionis laknat yang dapat meringkus mereka.

baca juga :  Harapkan Doa Habib Untuk Kondusifitas Kabupaten Sampang.
Warga Palestina begitu bahagia mendapatkan bantuan dari rakyat Indonesia.

Pembantaian mereka pertontonkan, pemerkosaan, pemblokiran akses masuk jalur bantuan, perampasan logistik serta pemakaman massal rakyat Palestina mereka abadikan sebagai momen kemenangan Tentara Zionis Israel. Anak anak dan wanita adalah target utama pasukan Zionis Israel laknat, padahal sebenarnya mereka cuma pasukan banci yang cuma beraninya sama orang yang lemah.

“Upaya menghentikan perang sudah gagal, Upaya menciptakan keamanan, kedamaian dan hak kemerdekaan seutuhnya bagi rakyat Palestina di ujung tanduk, Upaya keadilan yang hakiki sudah hampir punah karena gagal terwujud” yang pada akhirnya hukum rimba yang berlaku, pastilah korbannya anak anak dan wanita,” jelas Prof Sutan Nasomal menyampaikan kepada awak media globalmartamedia.com Rabu. (05/06/2024)

Bahwa saat ini kita semua sedang di pertontonkan oleh fakta gagalnya seluruh para pemimpin negara manapun untuk mewujudkan perdamaian di Palestina. Bila darah dan air mata rakyat palestina membanjiri semua sungai di wilayah timur tengah” Maka tidak akan ada lagi yang bisa menghentikan perang besar, karena mereka sudah bangga dengan apa yang mereka lakukan kepada warga Palestina.

“Angkuh, Sombong dan bengis adalah hal yang dibenarkan bagi Tentara Zionis Israel, tapi untuk rakyat Palestina. Inilah ujian terbesar bagi para Raja dan Pemimpin Arab muslim yang takut ke pada intervensi Israel. Mereka dengan sengaja menolak untuk memberikan bantuan logistik, bahkan mereka juga melarang pengiriman logistik masuk melalui jalur negara mereka,” Jelas Prof Sutan Nasomal.

Prof, DR, KH Sutan Nasomal meminta kepada Pemerintah RI agar dapat dan bisa membantu mengamankan keselamatan serta kelayakan kehidupan warga Palestina. Selalu ada peluang dan jalan buat RI sebagai jembatan untuk membantu masyarakat Palestina atas dasar kemanusiaan, semua pintu  perbatasan negara Arab yang berdekatan langsung dengan Palestina membuka akses buat para pengungsi anak anak, Wanita dan tua renta.

baca juga :  BNI Sukses Garap Diaspora dan Ekspor Produk UMKM Sekaligus.

“Republik Indonesia sebagai Negara yang mengutamakan perdamaian dan Kemerdekaan adalah Hak seluruh Bangsa sesuai UUD 1945. Tidak boleh kalah dan mengalah kepada pihak manapun agar tidak terjadi GENOSIDA kepada masyarakat Palestina, RI adalah bangsa yang besar dan mampu menciptakan kembali keamanan dan perdamaian di Palestina atas dasar kemanusiaan. Tidak ada alasan RI tidak mampu,” harap Prof Sutan Nasomal.

Sumber,” Sut/Zhn/Elg (GMM)