Hoax, PPDB SMP Negeri 1 Martapura Terima Pungli.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

Membuka Jendela Dunia

Kalsel/ Dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Martapura telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk tingkat Menengah Pertama (SMP), yang berlokasi tepatnya di Jalan A Yani Kota Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Besar harapan bagi orang tua peserta didik baru anak anak mereka bisa bersekolah di SMP Negeri 1 Martapura, mereka rela antri untuk mendapatkan formulir pendaftaran untuk murid baru.

Dalam menjalankan tugas sebagai pendidik, Para Guru di SMP Negeri 1 Martapura bersikap tegas, disiplin dan bertanggung jawab untuk menjadikan anak didiknya kreatif, Inovatif, cerdas, berakhlak, taat kepada guru, orang tuanya dan kelak berguna bagi Nusa dan Bangsa, baik waktu berapa disekolah maupun diluar sekolah, ini sudah motto kami untuk berupaya mencerdaskan anak didik kami.

Untuk penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri 1 Martapura, Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan baik, para peserta didik maupun orang tuanya sangat antusias serta sangat berharap bisa bersekolah di SMP Negeri 1 Martapura ini, namun ada sedikit kendala yang dirasakan oleh orang tua peserta didik yang mana mereka tidak mengerti cara pendaftaran lewat online, jadi pihak sekolah/panitia PPDB dibantu assisten pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru (Unlam) untuk pendampingan akan hal tersebut.

“Orang tua peserta didik dibantu cara memasukkan data seperti nama lengkap, alamat dan nilai Rapornya. Kami pihak panitia memberikan kemudahan agar semua berjalan dengan baik dan lancar, apa yang diperlukan, dibutuhkan oleh peserta didik baru atau orang tuanya ada yang tidak mengerti segera tanyakan langsung kepada pihak panitia pelaksana,” terang Fahruzi selaku ketua panitia pelaksana penerimaan peserta didik baru.

baca juga :  Wafatnya Artidjo Alkostar" Kesepian Ditengah Keramaian.

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Martapura adalah termasuk dalam kategori sekolah favorit di Kota Martapura, banyak mendapatkan penghargaan karena multitalenta yang dimiliki siswa dan siswinya, Untuk bisa bersekolah di SMP Negeri 1 Martapura panitia menyiapkan ada empat jalur,” ada jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi dan jalur perpindahan orang tua, untuk tahun ajaran 2024, SMP Negeri 1 Martapura menyiapkan sembilan kelas dan menerima sekitar 288 peserta didik baru.

Beberapa Penghargaan yang diraih dan kegiatan rutin siswa dan siswi SMP Negeri 1 Martapura 

Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Martapura,” Yatim Dwi Margono melalui Wakasek Sarana dan Prasarana,” Fahruzi mengatakan, SMP Negeri 1 Martapura pun tidak lepas dari kabar miring/hoax yang beredar dikalangan masyarakat Kota Martapura bahwa panitia pendaftaran peserta didik baru melakukan pungutan liar kepada orang tua peserta didik baru, kabar ini santer saat penerimaan Peserta Didik Baru, padahal ini adalah berita bohong yang tidak ada kebenarannya.

“Saya sering mendengar isu tersebut bahwa sekolahan kami menerima pungutan liar sebesar dua juta rupiah (Rp 2.000.000′) bagi peserta didik baru yang ingin belajar disini, kami panitia pelaksana dari tahun kemaren hingga saat ini masih mencari dan belum menemukan info akan kabar miring atau isu yang menyudutkan pihak kami tersebut. Kemungkinan kabar miring atau hoax itu di sampaikan oleh pihak yang tidak bisa bersekolah di SMP Negeri 1 Martapura, dikarenakan oleh faktor zonasi serta kemungkinan besar tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh pihak sekolah,” urai Fahruzi kepada awak media globalmartamedia.com  Senin. (13/05/2024)

Pihak Sekolah SMP Negeri 1 Martapura sebelumnya sudah memberikan pelayanan, arahan dan menyampaikan kepada pihak Sekolah Dasar dan sederajat bahwa pendaftaran untuk peserta didik baru di SMP Negeri 1 Martapura gratis, tidak dipungut biaya. Pihak panitia pelaksana penerimaan peserta didik baru di SMP Negeri 1 Martapura tidak menerima pungutan apapun termasuk gratifikasi serta menolak menerima hadiah atau imbalan dari orang tua peserta didik baru.

baca juga :  Kuasa Hukum Rahmadi Bakal Propamkan Penyidik.

“Seandainya ada oknum guru atau panitia pelaksana penerimaan peserta didik baru yang terbukti meminta, menerima dan mengimingi peserta didik baru atau orang tua peserta guna kelulusan akan kami tindak tegas dan kami akan proses sesuai hukum yang berlaku, Karena oknum tersebut sudah memberikan citra yang sangat jelek dan mencoreng nama baik sekolah mereka sendiri, ini pasti akan kami tindak tegas,” pungkas Fahruzi di ruang pendaftaran peserta didik baru di SMP Negeri 1 Martapura.

Sumber,” Dny/Arl/Fah (GMM)