MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
Membuka Jendela Dunia
Kalsel/ Haul Datu Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 tahun, dan Haul Tuan Guru Husein Wali Bin Ali Abdullah Al-Banjari yang ke 45 tahun berjalan lancar, para jamaah Haul sangat antusias mengikuti acara yang dilaksanakan pada hari Kamis, yang dimulai sekitar pukul 11:00 Wita, Di antara jamaah serta tamu undangan yang berhadir terlihat beberapa pejabat dari berbagai kalangan, Seperti Mantan Bupati Banjar sekaligus Gubernur Kalsel,” Rudi Arifin ikut menghadiri Haul Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari dan Haul KH Husein Wali tersebut, Kamis. (13/07/2023)
Keluarga Besar Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari,” KH Muhammad Husein selaku cucu beliau, dalam acara Haul yang dilaksanakan di Jalan Berlian Desa Pasayangan Selatan menyampaikan, tentang kehidupan Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari di Makkah Al-Mukarramah, Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari dilahirkan di Makkah pada tahun 1906, sejak kecil sampai besar sambil menuntut ilmu agama hingga beliau berpulang ke Rahmatullah, Terlihat dalam acara tersebut hadir,” Syaifullah Tamliha anggota DPR RI Pusat.
“Kami selaku Ahlulbait Mengucapkan terimakasih banyak kepada para jamaah yang hadir serta kepada para Habaib, Tokoh Ulama serta para pejabat yang sudah meluangkan waktunya bisa menghadiri Haul Kakek kami,” Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 serta Ayahanda Kami,” Tuan Guru Husein Bin Ali yang ke 45 tahun di rumah kami, sambil kita para jamaah yang berhadir mendoakan Beliau agar mendapat Rahmad, Taufiq, Hidayah dan Maghfirah dari ALLAH SWT,” pinta KH Muhammad Husein Ali selaku cucu serta anak beliau.

KH Muhammad Husein Ali berharap dalam acara Haul ini kita bisa meneladani langkah jejak serta sikap perilaku beliau dalam memperjuangkan bagaimana menuntut ilmu agama di negeri Makkah Al-Mukarramah. Sejak umur 5 tahun,” Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari pada saat itu tinggal di Makkah Al-Mukarramah kebetulan terjadi peperangan, Makkah Al-Mukarramah saat itu dikuasai oleh,” Raja Syarif Husein yang menjunjung tinggi Ahlusunah Waljamaah. Pemberontakan yang di lakukan oleh Ibnu Shauf dan kawan kawan yang akhirnya terjadi pertumpahan darah yang dikenal dengan sebutan orang orang Wahabi yang berkuasa hingga sekarang dari Ibnu Shauf tersebut.
Disaat terjadi gejolak di Makkah Al-Mukarramah,” Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari menitipkan anaknya kepada keluarga beliau sendiri yaitu,” KH Kaspul Anwar untuk ikut pulang ke kampung halaman, kebetulan KH Kaspul Anwar juga ingin kembali ke kampung halaman di Martapura. Menurut KH Muhammad Husein dalam kisah beliau di Haul Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 mengatakan, Di antaranya yang ikut pulang bersama KH Kaspul Anwar adalah,” Ayahanda bersama Ibunda Hj Maimunah, Kakak beliau Hj Sa’adiah dan Haji Mahmud.
Dalam riwayat beliau,” Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari menitip pesan kepada KH Kaspul Anwar agar mendidik anak anak beliau menjadi orang yang shaleh. Sejak kecil Tuan Guru Husein Ali di didik ilmu agama oleh KH Kaspul Anwar seperti anak sendiri hingga beliau menikah masih dan tetap menuntut ilmu agama dengan KH Kaspul Anwar. Guru pertama pengajar di Pondok Pesantren Darussalam selain dari pada KH Kaspul Anwar yaitu Tuan Guru Husein Ali, kakak beliau H. Mahmud dan H. Muhammad Atto.
“Tuan Guru Husein Ali juga pernah ditunjuk sebagai Ketua NU Kalimantan Selatan sejak tahun 1931 sampai tahun 1936. Dalam perjalanan hidup beliau,” Tuan Guru Husein Ali bersama KH Syarwani Abdan (Guru Bangil) KH Syarani Arief, KH Seman Mulia, KH Seman Djalil dan Ulama besar lainnya muzakkarah dan pergi ke pegunungan Karang Intan saat menentukan tibanya Bulan Ramadhan serta Hari Besar lainnya,” Jelas putra beliau KH Muhammad Husein Ali Bin Abdullah Al-Banjari.

Keluarga Besar Dr KH Muhammad Husein Ali S.Ag, dalam melaksanaan Haul Alm Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 tahun dan Haul Alm Tuan Guru KH Husein Ali yang ke 45 tahun, di pusatkan di Desa Pasayangan Selatan, Kota Martapura yang dibanjiri para jamaah berbagai penjuru daerah Kalimantan Selatan, Terlebih para Habaib, Tokoh Ulama seperti,” KH Hasanuddin dan ulama lainnya, para pejabat penting juga hadir seperti,” dr Diauddin Kadis Kesehatan Provinsi Kalsel, Gusti Abdurrahman (Antung Aman) H. Said Hasan Machdan, Mantan Wakil Bupati Banjar Fauzan saleh serta pejabat lainnya hadir dalam haul tersebut.
H. Gusti Abdurrahman bersama H Said Hasan Machdan dalam acara Haul Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 tahun dan Haul Tuan Guru Husein Ali pada hari ini Kamis, sekitar pukul 12:05 WITA, kepada awak media globalmartamedia.com menyampaikan, Bahwa kita patut mencontoh watak dan keteladanan Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang berjuang dan menuntut ilmu agama buat anak cucunya dan masyarakat kota Martapura yang di cintainya.
“Saya sangat bersyukur bisa berhadir di acara yang penuh limpahan Rahmad dan Berkah ini, Semoga kita bisa mencontoh perilaku akhlak mulia dari beliau dan masyarakat kota Martapura hendaknya dapat mengambil kesimpulan yang dapat digunakan sebagai Akhlakul Karimah di acara Haul beliau,” Pinta Gusti Abdurrahman yang lebih akrab disapa Abah Antung Aman selaku anggota DPRD kabupaten Banjar.
H. Said Hasan Machdan di akhir acara Haul Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 tahun dan Haul Tuan Guru Husein Ali yang ke 45 tahun di kediaman,” KH Muhammad Husein Ali, Cucu sekaligus putra beliau di Jalan Berlian Desa Pasayangan Selatan Kota Martapura menambahkan, Semoga kita semua dapat mengambil manfaat dan hikmah di Haul beliau, Pesan beliau kepada KH Kaspul Anwar kepada anak cucu beliau dan kepada kita semua semoga menjadi orang yang berguna bagi masyarakat banyak.
“Alhamdulillah puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan limpahan Rahmad serta karunia kepada kita semua yang bisa berhadir di acara Haul Syekh Ali Bin Abdullah Al-Banjari yang ke 72 tahun ini, terutama sekali saya sangat berterimakasih kepada Keluarga Besar KH Muhammad Husein Ali yang telah memberikan kesempatan kepada saya ikut menghadiri Haul Ayahanda dan Kakek beliau, Tiada untaian kata yang dapat di utarakan selain bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada saya,” Ungkap H Said Hasan Machdan SE MM selaku Direktur Utama PT Sarigading Pusaka Kalimantan.
Sumber,” Dny/Zhn/Elg (GMM)

