MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
Membuka Jendela Dunia.
Kalsel/ Jenis anyaman yang sangat bagus dan unik terbuat dari hasil kekayaan alam Kalimantan seperti tas rotan, Kopiah Jangang serta beragam kreatif Accesories khas Kalimantan lainnya, dari hasil karya dan produk asli penduduk Kalimantan khususnya warga Kalimantan Selatan, Kerajinan tangan yang halus serta mempesona membuat karya mereka diminati serta di kagumi masyarakat dari luar Kalimantan dan manca negara. (09/06/2023)
Hasil kerajinan tangan tersebut sangat mudah ditemukan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Martapura, dengan harga yang sangat terjangkau, Murah namun berkelas mewah. Banyak Turis dari manca negara yang sangat menyukai hasil kerajinan tangan suku Kalimantan yang terbuat dari rotan, akar kayu serta terbuat dari manik manik yang sangat unik, Jum’at.
Tapi kebanyakan Turis dari luar daerah maupun luar negeri mampir dan berbelanja di Toko Radja Banjar, selain lengkap dengan hasil kerajinan tangan, Toko Radja Banjar juga menjual obat obatan asli Suku Dayak yang sudah dari dulu terkenal dengan khasiatnya yang ampuh, serta menjual beragam aneka batu permata yang sangat memikat hasil kekayaan alam Kalimantan, mereka pasti berbelanja anyaman dari akar kayu dan rotan yang unik dan antik, Toko Radja Banjar yang menjual kerajinan tangan dikenal sampai para Ibu dan istri pejabat negara yang hobby dengan koleksi aneka tas yang terbuat dari bahan hutan punya, bahkan hasil karya anak Kalimantan sudah menembus ke manca negara seperti Thailand, Perancis, Australia, Belanda dan negara lainnya di Eropa.
Turis perempuan asing yang berasal dari Negara Belanda, tepatnya di Nijmegen bernama,” Liontin, Dia sangat menyukai hasil kerajinan tangan gadis manis pedalaman hutan rimba Kalimantan, seperti berbagai macam aneka Tas, dompet, gelang serta kerajinan tangan lainnya yang murni menggunakan hasil hutan. Liontin sangat menyukai kerajinan tangan yang berbahan asli dari akar pohon, ini sangat langka dan patut di kembangkan. Bahkan ini dapat meningkatkan perekonomian daerah serta menarik pengunjung dari luar yang singgah di Kota Martapura.
“Saya sangat suka berbelanja di Toko Radja Banjar, selain menarik pandangan dengan kerajinan anyaman yang unik dan lengkap di jual, saya paling suka ke Toko Radja Banjar membeli gelang dari akar kayu yang penuh mistis, dan juga Toko Radja Banjar dalam pelayanan kepada pembeli sangat sopan dan ramah, ini membuktikan bahwa budaya Indonesia memiliki pekerti berbudi luhur dan sangat menjunjung tinggi adat istiadatnya sebagai orang Indonesia, Budaya seperti ini jarang dimiliki oleh negara luar seperti Europa,” ucap Liontin dengan kagum.
Berbelanja di Toko Radja Banjar khususnya membeli aneka kerajinan tangan seperti tas rotan, gelang, Kopiah yang di design dari akar kayu alam Kalimantan, juga membuat kebanggaan tersendiri bagi mereka, di Belanda asal negara saya tidak ada barang unik seperti ini, barang mewah dengan harga yang murah cuma ada di Indonesia, khususnya di pulau Kalimantan Selatan yang tepatnya di Jalan Ahmad Yani Km 40, Pertokoan Gedung NU lantai dasar No 01 Kota Martapura.
“Membawa oleh oleh dari Kalimantan seperti anyaman tas dan lainnya yang terbuat dari rotan dan akar kayu, ini buat keluarga di Belanda, Mereka sangat suka, karena di daerah Eropa khususnya di negara saya sendiri, di Belanda tidak ada, Terutama bahan bakunya tidak ada serta ke ahlian dalam merajut akar ataupun rotan sehingga menjadi hasil karya yang sangat halus dan bagus,” Ungkapnya sambil tersenyum.
Seorang turis asing seperti Liontin yang berkebangsaan Belanda ternyata pernah tinggal di Indonesia dalam waktu yang cukup lama, Tepatnya di Kota Jogja menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada, dan hampir menikah dengan lelaki asli anak Kalimantan, warga Kabupaten Banjar, tepatnya di Jalan Batuah Kota Martapura, yang juga menempuh pendidikan di Universitas yang sama.

“Saat liburan, saya di ajak teman baik saya dari kota ini, yaitu Kota Martapura. Namanya Asfi, saya hampir menikah dengannya, Dia anak baik yang saya kenal di kampus saat sama sama menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada. Dan saya sering berkunjung ke kota ini sambil berkeliling menggunakan mobil antik jenis sedan warna hijau miliknya,” kata Liontin, jadi teringat kenangan masa lalunya.
“Terlihat dari bola mata Liontin yang berkaca kaca, Mungkin ingat sesuatu hal yang sulit dilupakannya dan berkata” saya berada di Indonesia kerena mengikuti pertukaran Pelajar/Mahasiswi antar Negara, dan akhirnya sampai di Kota Martapura, Kota ini tidak asing lagi bagi saya, di saat saya berada di kota ini, saya sangat suka jalan sambil melihat keindahan budayanya, di kala ada ke inginan untuk pulang kembali ke Belanda, Pasti saya membeli oleh oleh khas dari Kalimantan di Toko Radja Banjar, seperti membeli aneka anyaman yang terbuat dari bahan alami hutan rimba ke Negara saya. Para sahabat saya yang berada di Belanda sangat mengagumi kerajinan anak pedalaman tersebut,” kata Liontin sembari menunggu nota pembelian dari Toko Radja Banjar.
Toko Radja Banjar yang menjual kreatif Accesories khas Kalimantan terletak di tengah kota Martapura, Pengunjung yang datang dari luar daerah dapat singgah, melihat hasil karya gadis pedalaman hutan Kalimantan dengan jemari lentik putih mulus dan bersih, mereka merajut dan merangkai akar pohon dan rotan menjadi Souvernir khas yang memukau” Bila mata tertuju ke arah Toko Radja Banjar pasti ingin melihat agar tidak penasaran, terkadang para pemburu barang unik langsung singgah dan berbelanja pernak pernik dan aneka anyaman asli dari hutan rimba Kalimantan untuk oleh oleh.
Bagi mereka yang belum pernah mengunjungi Toko Radja Banjar, agar segera singgah untuk melihat dan mengenal kerajinan tangan yang dibuat oleh tangan bersih putih mulus dengan jemari yang lentik anak pedalaman hutan rimba Kalimantan dengan kpparya seni yang menakjubkan, Kerajinan tangan yang terbuat dari hasil rimba alam Kalimantan yang eksotis dan sangat menakjubkan.
Begitu juga dengan pengunjung yang terlihat sering berbelanja, ternyata beliau dari kota Bandung yang bernama,” Ibu Robiah, Dalam bisnis Batubara yang di gelutinya, wajar Ibu Robiah bolak balik Kalimantan Bandung seperti dari rumah mau kepasar, Menurut salah seorang pelayan di Toko Radja Banjar mengatakan, Ibu Robiah paling sering mampir dan berbelanja di Toko Radja Banjar untuk oleh oleh buat keluarga dan tetangga di Bandung.
Menurutnya, Selain harga souvernir buat oleh oleh yang murah dan sangat terjangkau di Toko Radja Banjar, kwalitas bahannya juga sangat kuat dengan inovasi yang tidak kalah bersaing dengan buatan luar, apalagi ini hasil kerajinan anak negeri yang patut kita banggakan. Mereka para kerabat, sanak famili serta tetangga dekat begitu menunggu pulangnya Ibu Robiah dari Kalimantan yang selalu membawa bingkisan buat mereka, begitu pedulinya dengan tetangganya, sehingga tetangga dekat rata rata menerima dan mendapatkan oleh oleh unik yang sangat bagus dari Ibu Robiah.
“Tetangga dekat dan sanak famili yang menerima oleh oleh seperti souvernir tas, gelang dan oleh oleh lainnya dari saya, mereka sangat bersyukur seraya memeluk saya, Mungkin mereka merasa bahwa masih ada tetangga yang peduli dan perhatiano seperti Ibu Robiah, Saya senang dan suka menyenangkan hati orang lain seperti,” Ibu Inah tetangga saya, Terkadang saya ada niatan ke Kalimantan, pasti saya izin dan minta doa kepada Ibu Inah, Beliau spesial buat saya, Ibu Ipnah sering membuat hati saya tentram dan damai, Doa beliau seperti didengar dan langsung di Kabulkan Tuhan,” Terang Ibu Robiah kepada awak media globalmartamedia.com
Sumber,” Dny/Jho/Elg (GMM)

