GOA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
@ Membuka Jendela Dunia.
Sulsel/ Seorang ibu rumah tangga,” Rohana (49) tahun, warga Kampung Parang, Kelurahan Benteng Somba Upo, Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ibu Rohana menderita penyakit pembengkakan pada perut seperti orang yang sedang hamil tua, Hampir dua tahun penyakit yang di alaminya begitu sakit, menyiksa dan tak ada tanda tanda kesembuhan. (22/02/2023)
Pembengkakkan pada perut Ibu Rohana yang begitu mengenaskan membuat suaminya,” Miftahul Khoir (52) tahun, berupaya untuk kesembuhan istrinya agar cepat pulih, Namun dalam upaya kesembuhan Ibu Rohana, Miftahul Khoir terkendala urusan biaya, Hutang sudah menumpuk di mana mana demi untuk kesembuhan istrinya, Rabu.
Menurut sumber yang digali awak media dari warga Kampung Parang mengatakan,” Ibu Rohana hidup dalam garis kemiskinan, hidup mereka serba kekurangan. Jangankan buat berobat, untuk makan sehari hari saja mereka terkadang tidak cukup, Kami berharap Pemerintah setempat peduli dan iba kepada Ibu Rohana.
“Benjolan pada perut Ibu Rohana persis seperti orang hamil itu sesungguhnya sudah puluhan tahun di deritanya, Ibu Rohana masih bisa menahan rasa sakit yang dialaminya, sementara benjolan di perutnya setiap hari semakin membesar, membuat warga yang melihatnya merasa prihatin dan iba,” jelas warga Kampung Parang kepada awak media.
Sementara Ibu Rohana yang langsung di sambangi ditempat kediamannya di Kelurahan Benteng Somba Upo, Kecamatan Barombong terkulai lesu, lemah yang sesekali menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Penyakit pembengkakan pada perutnya begitu memilukan, cuma manusia bejat yang tega dan tidak peduli dengan keadaannya.
“Sakit yang tiada terkira, akhirnya suami saya dengan segala beban merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhayangkara untuk di periksa dan di obati. Dari hasil Diagnosa Dokter mengatakan, Saya mengalami penyakit kelainan darah, kekurangan trambosit, pembengkakan pada limpa, peradangan lambung, pembengkakan hati, pangkreas dan peradangan usus 12 jari,” katanya dengan mata berkaca kaca.
Setelah dua kali berobat di RSUD Bhayangkara tidak ada juga perkembangan,” Miftahul Khoir suami Ibu Rohana mencoba membawa ke Rumah Sakit RSUD Haji, ternyata hasil diangnosa sama dengan di RSUD Bhayangkara dan belum menemukan titik terang sampai hari ini. Akhirnya keluarga sepakat mencoba pengobatan Non Medis/alternatif di berbagai tempat.
“Dari pengobatan di Rumah Sakit dan pengobatan Non Medis yang kami lakukan, Kesembuhan belum kami dapatkan. Perubahan pada benjolan perut Rohana saja tidak terlihat mengecil apalagi rasa sakit yang di deritanya sedikit tak berkurang, sedangkan biaya yang di dapat dari santunan warga sudah habis puluhan juta rupiah,” ungkap suaminya dengan nada gelisah.
Usaha dan upaya yang ditempuh keluarga Ibu Rohana sudah cukup maksimal, namun tetap berdoa, berharap dan berupaya sebisanya agar istrinya bisa sembuh. Miftahul Khoir berinisiatif meminta bantuan dari pemerintah daerah untuk pengobatan istrinya, Semoga Instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Instansi Pemerintah lainnya peduli dan berupaya untuk kesembuhan Ibu Rohana.
“Miftahul Khoir bersama warga berharap, Bantuan Lurah Benteng Somba Upo menjembatani ke Dinas Sosial Kabupaten Goa, Dinas Kesehatan, Bupati Goa, Ketua DPRD Kabupaten Goa dan Instansi Pemerintah lainnya segera di respon dan secepatnya di lakukan pengobatan, Apabila Pihak Pemerintah setempat serius dan peduli terhadap kondisi Ibu Rohana, Insyaallah secepatnya teratasi,” tutup Miftahul Khoir suami Ibu Rohana berharap.
Bagi para dermawan yang ingin membantu silahkan menghubungi no Wa suaminya Miftahul Khoir, 0895635920996 atau ke No rekening 358201045735538.BRI an. Miftahul Khoir.
Sumber,” Dny/Jay/Elg (Gmm)

