PAPUA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
@ Membuka Jendela Dunia.
Boven Digoel/ Dalam rangka mengisi waktu libur sekolah, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg Pos Kombut yang berada di bawah naungan Kolakops Korem 174/Atw memberikan wawasan dunia luar kepada anak anak sekolah di wilayah perbatasan. (13/01/2023)
Dengan cara mengenalkan kepada mereka melalui tekhnologi,” AITI (Asosiasi Industri Tekhnologi Informasi) di Wilayah Perbatasan RI-PNG (Republik Indonesia – Papua New Guinea) di Kampung Kombut, Distrik Kombut, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis. (12/01/2023)
Dansatgas Yonif 725/Woroagi,” Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, S.E., dalam keterangannya mengatakan masih banyak anak-anak yang belum mengenal dunia luar dan wawasan nusantara, diantaranya provinsi yang ada di Indonesia khususnya wilayah perbatasan.
Menambah wawasan anak-anak di perbatasan hendaknya dimulai sejak dini (usia sekolah), dengan mendorong generasi muda yang produktif di masa kini.
“Dan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kecepatan bertransaksi informasi baik dalam memperoleh maupun menyampaikan informasi itu sendiri, hal ini tentunya berpengaruh di segala bidang kehidupan khususnya bidang pendidikan,” jelas Syafruddin.
Lebih lanjut, Dansatgas mengungkapkan Asosiasi Industri Tekhnologi Informasi (AITI) bertujuan untuk mendorong dan mengembangkan usaha secara beretika serta memajukan ekonomi nasional melalui penyebaran, perluasan industri dan pemanfaatan tekhnologi informasi.
Ini berfungsi sebagai wadah komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat, dengan lembaga pemerintahan serta berbagai organisasi terkait dengan kegiatan teknologi informasi.
Salah satu anak sekolah yang bernama,” Simon kumin (12) tahun, sangat bahagia dan berterimakasih kepada abang-abang Tentara khususnya Pos Kombut, karena telah memotivasi semangat belajar anak-anak di Kampung Kombut.
“Semoga pengetahuan AITI yang diberikan dapat bermanfaat khususnya demi memajukan ekonomi di Kampung Kombut,” ucap Simon Kumin.
Sumber,” Pen/Msa/Umr (Gmm)

