Bupati & Dandim Maybrat Pastikan Aparat Datang Berikan Perlindungan.

MAYBART, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Papua/ Dandim 1809/Maybrat,” Letkol Inf Harry Ismail bersama Bupati Maybrat,” Bernard Sagrim bertemu langsung dengan para pengungsi di kantor Bupati Maybrat, Papua Barat, Dandim bersama Bupati akan fasilitasi mereka yang datang dari pengungsian. (14/09/2021)

Pengungsi yang berjumlah kurang lebih seratus orang yang diantaranya terdiri dari anak-anak dan lansia, mereka merupakan masyarakat Distrik Aifat Timur Tengah Kabupaten Maybrat, Papua Barat yang mengamankan diri sejak peristiwa penyerangan Pos Koramil Persiapan Kisor oleh KNPB, Senin. (13/09/2021)

Bupati menyampaikan agar mereka para warga pengungsi yang berada di kantor Bupati Maybart Papua Barat tidak takut dengan aparat, mereka adalah melindungi warga disini dari gangguan sparatis KNPB, karena sekarang wilayah kalian saat ini dijamin keamanannya oleh aparat TNI dan Polri.

“Masyarakat sekalian jangan kaget dengan Aparat TNI-Polri yang banyak di wilyah kita. Aparat datang untuk memberikan perlindungan. Mereka menjaga dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dan melindungi teror dari kelompok tertentu,” ujarnya.

Ia menambahkan, tugas aparat selain mengamankan warganya, juga untuk mencari pelaku, karena Indonesia merupakan negara hukum bukan negara adat sehingga para pelaku harus mempertanggungjawabkan tindak kejahatannya, mereka para pelaku kerusuhan akan di adili.

Pada kesempatan tersebut warga juga kembali didata agar warga yang akan kembali ke Kepala distrik mendapat kejelasan laporan sehingga memiliki data yang valid.

“Untuk yang akan kembali akan diantar dan difasilitasi oleh pemerintah, untuk itu akan didata kembali siap-saipa saja yang akan pulang ke kampung halamannya,” ungkap Bupati.

Kemudian Dandim juga menghimbau agar para masyarakat segera kembali ke rumah masing-masing, karena aparat sudah menjamin keamanan dan berjaga-jaga diwilayah mereka dari pelaku tindak kejahatan.

baca juga :  Jokowi Tidak Mungkin Netral.

“Bapak Pangdam dan Kapolda sudah menjamin keamanan di wilayah kita, jadi jangan takut, aparat hadir untuk melindungi Bapak Ibu sekalian dan menjaga stabilitas daerah,” tegasnya.

Sebelum kejadian penyerangan, banyak masyarakat sekitar posramil mengungsi dan tinggal dengan keluarga atau sanak famili yang mereka kenal di Kampung Aisio dan sekitarnya.

Bupati juga memerintahkan langsung kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat untuk mendukung memberikan pelayanan kesehatan bagi pengungsi. Pelayanan kesehatan tersebut juga akan dibantu oleh pihak Babinsa.

“Sedangkan logistik para pengungsi tersebut ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat yang di siapkan di Kantor Kepala Tehak Kecil, di dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga didukung oleh pihak Koramil Maybrat,” Ucap Bupati.

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan pengembalian para pengungsi ke rumah masing-masing, setelah melakukan kordinasi dengan semua unsur baik dari Keamanan dan Pemda sendiri agar warga bisa kembali beraktivitas dalam keadaaan aman dan nyaman.

Sumber,” Pen/Jon/Elg (Gmm)