Protokol Kesehatan Tidak Bisa Ditawar” Bila Pandemi Ingin Terkendali.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Jakarta/ Varian Delta yang sangat berpengaruh baru baru ini yang pertama mencuat di Negara India di sebabkan karena melemahnya Protokol Kesehatan seperti 3M di Masyarakat kita sendiri, terutama di Indonesia, ini membuktikan meningkatnya kasus Covid-19 di tambah pasca libur mudik lebaran 2021 yang baru saja di lewati. (24/06/2021)

Meningkatnya kasus Covid-19 ini selain di pengaruhi oleh Varian baru yang disebut dengan sebutan Varian Delta, juga akibat kurangnya kesadaran Warga  tentang pentingnya menerapkan yang di galakkan atau yang di anjurkan pemerintah untuk menjalankan kebiasaan 3M, juga menghindari kerumunan, Ini Masyarakat harus menyadari bahwa Prokes tidak bisa di tawar lagi bila ingin Pandemi ini terkendali.

Menurut paparan,” Dr dr Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, sesungguhnya meskipun ada jenis Covid-19 atau di sebut Varian Delta, Masyarakat harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang di wajibkan Pemerintah harus selalu di gunakan dalam setiap kesibukan setiap hari seperti,” Menjaga jarak, jaga kesehatan, selalu mencuci tangan dan mengurangi mobilitas, Pemerintah pasti bisa mengendalikan Pandemi ini,” urai Sesditjen dan Plt. Dirjen P2P Kemenkes RI pada Dialog Produktif KPCPEN yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu. (23/06/2021)

Lebih lanjut Dr Maxi menjelaskan, Bahwa kita perlu mengingatkan kepada Masyarakat kerugian yang di alami apabila sudah jatuh sakit karena Virus Covid-19 ini. Selain berakibat vatal, pelayanan kesehatan baik fasilitas maupun tenaga kesehatan kita ada batasnya, Pemerintah menerapkan PPKM Mikro merupakan solusi dan jalan terbaik saat ini untuk menanggulangi penyebaran Virus Covid-19 yang sangat mematikan,” jelas Dr. Maxi lebih mendalam.

“Para Sesepuh, Tokoh Agama dan tokoh Masyarakat  sangat berperan penting dalam mengembalikan kesadaran warganya agar lebih bersabar menjalankan Prokes hingga sampai ke tingkat RT/RW. Seperti di kota Medan Sumatera Utara, Pemerintahnya sangat berusaha agar warganya peduli dan sadar tentang begitu pentingnya  menerapkan Protokol Kesehatan, Apalagi seperti situasi mewabah begini,” Terang Dr Maxi lebih lanjut.

baca juga :  Kapolres Pekalongan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal.

Lebih serius Dr Maxi menjelaskan, Seperti di lapangan kita harus betul betul peduli dengan pembatasan pergerakan Masyarakat di wilayah Kota Medan, Deli Serdang, Tanah Karo dan daerah Binjai di saat Lebaran dalam pembatasan atau penyekatan ke tempat objek Wisata atau mudik. Masyarakat dan pelaku  usaha di tekankan untuk menjalankan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi di Kota Medan,” kata Dr Maxi. 

Sumber,” Bry/Mel/Elg (Gmm)