Temukan Mayat Wanita Dalam Rumah” Polres Gowa Lakukan Olah TKP.

GOWA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Sulsel/ Wakapolsek Barombong,” Iptu Nurdin dan Kepala SPKT bersama piket fungsi mendatangi TKP penemuan mayat, Kamis sekitar pukul 10:45 Wita. (22/04/2021)

Korban bernama H. Hamsinah (69) tahun, Warga Perum 2.000 Desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Gowa ditemukan didalam sebuah rumah miliknya di ruang keluarga dalam keadaan tertelungkup dan sudah meninggal dunia kemudian jasadnya mengering.

Dari keterangan saksi Saudari,” Indah Maharani menjelaskan bahwa, penemuan mayat berawal saksi mengintip melalui pintu pagar milik korban karena curiga melihat pintu pagar rumah korban dalam keadaan terbuka dan akhir-akhir ini tidak pernah ketemu/melihat korban

Ia kembali menambahkan bahwa saat mengintip dari balik pintu pagar melihat korban tergelatak dijalan masuk keruangan tamu dan korban sudah meninggal sehingga menghubungi salah satu keluarga korban,” Saudara Naufal, kemudian memberitahukan terkait temuan tersebut.

Tidak berselang lama Saudara Naufal tiba di TKP dan langsung menghubungi pihak security perumahan,” Saudara Rudini, kemudian menghubungi piket Polsek Barombong lalu masuk ke dalam rumah kemudian menemukan korban berada didepan pintu ruang keluarga dalam kondisi telanjang dengan posisi tengkurap dan tidak bernyawa kemudian mayat sudah dalam keadaan kering, nyaris tulang belulang,” Jelasnya.

Setelah mendapat laporan dari warga, Waka Polsek Barombong,” Iptu Nurdin bersama Kepala Spk III Aiptu Eko Setia Budi serta piket fungsi mendatangi dan mengamankan TKP selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Inafis Polres Gowa lalu dilakukan olah TKP.

Pukul 11:15 wita, Inafis Polres Gowa Bripka Syamsu Rijal tiba di TKP dan melakukan olah TKP dibantu para Medis dari PKM Kanjilo.

Usai olah TKP selanjutnya mayat dievakuasi kemudian dimasukkan dalam kantong mayat dan dibawa kepekuburan keluarga di Desa Taeng Kecamatan Pallangga.

baca juga :  Penganiayaan yang Tewaskan Mbah Suratmi.

Keluarga korban Saudara Naufal menjelaskan bahwa, sekitar 1 bulan lalu sempat mendatangi TKP namun, tidak bertemu dengan korban dan saat itu kondisi rumah dalam keadaan tertutup. 

“Saudara Naufal hanya menitip pesan kepada tetangga korban bilamana bertemu dengan korban agar menghubunginya melalui telepon,” ucapnya.

Hasil keterangan dari tetangga dan saksi lainnya menjelaskan bahwa semenjak bertetangga dengan korban, pihaknya selalu komunikasi dengan korban bahkan ketetangga lainnya.

Korban selama ini tinggal seorang diri dan beraktifitas sebagai tukang jahit serta menjual bahan campuran dan diwaktu tertentu sering keluar untuk belanja kebutuhan kios. Korban tercatat sebagai warga Perumahan R2000 sejak tahun 2016, tanpa ada anggota keluarga yang tinggal bersamanya dan selama ini tidak pernah mendengar adanya perselisihan dengan para tetangga.

“Pasca olah TKP selanjutnya pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan hasilnya dimana pihak keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan outopsi,” jelas Wakapolsek Barombong Iptu Nurdin.

Kasus penemuan mayat ini masih akan terus kita lakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” tutup Wakapolsek.

Sumber,” Hms/Syd/Elg (Gmm)