Ucapan Maling” Kepala Sekolah Khilaf.

PASURUAN, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Jatim/ Seorang Oknum Kepala sekolah (kepsek) SMPN 2 Purwodadi sebut Wartawan ”Maling” terhadap Wartawan Pojok Kiri, “Aziz, Karena ucapannya itu sangat mencoreng nama baik jurnalis, yang sempat Viral Di media beberapa hari lalu. (22/11/2020 )

Kepala Bidang Advokasi, Komunitas Jurnalis Jawa timur (KJJT), “Salman Alfarisi, dirinya sangat geram dengan Perkataan yang di lontarkan oleh Kepala sekolah SMPN 2 Purwodadi,” Didik Primadianto, Kepada Aziz yang sedang melakukan Tugas Sebagai Jurnalis, pihaknya siap kawal hingga ranah hukum , “jelas Salman.

“Kepala sekolah macam itu, pantas untuk dilengserkan dari jabatannya, kita usulkan pelengserannya melalui dinas pendidikan terkait,” Katanya geram.

”Saya sebagai kepala bidang advokasi KJJT, siap kawal dalam jalur hukum,” Tegasnya.

Salman Mengatakan, “Didik Primadianto patut dilengserkan dari jabatannya sebagai kepala sekolah melalui dinas Pendidikan Terkait, dirinya siap mengawal ke dalam jalur hukum, menurutnya, ucapan Didik Primadianto sangat mencederai UU Pers Dan UU Pencemaran Nama Baik.

“UU pencemaran nama baik yang dituangkan pada Pasal 310 ayat (1). Serta melanggar UU RI No. 40 tahun 1999 pasal 18. Mungkin ketika kita seret ke ranah hukum dia tahu bagaimana cara menghargai profesi wartawan, “terangnya.

Wartawan Pojok Kiri, “Azis menceritakan kronologi dirinya dikatakan ‘Maling’ oleh,” Didik Primadianto, Yakni bermula tatkala mendatangi sekolah tersebut untuk meliput pembangunan rehab pembangunan pada Jumat (13/11/2020) lalu sekitar pukul 15:00 Wib.

Dilokasi terdapat 6 pekerja dan kondisi pagar sekolah terbuka. Tidak bertemu dengan pejabat sekolah, lantas ia memutuskan untuk pulang. Di hari berikutnya, dirinya ditemui Didik di ruangannya.

Dalam perbicangan tersebut, Didik mengatakan orang yang masuk ke lingkungan sekolah di luar jam dinas, sama dengan maling. Dalam kesempatan itu,” Didik Primadianto akhirnya meminta maaf kepada seluruh rekan Jurnalis Pasuruan yang tersinggung atas ucapannya.

“Saya khilaf pada saat itu, tidak ada kesengajaan. Saya sedang capek pada saat itu,” Tutupnya di hadapan para jurnalis. 

Sumber, “Ckra/Pjs/Elg (Gmm)

baca juga :  Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat.