KUBAR, GLOBALMARTqAMEDIA.COM
@ Membuka Jendela Dunia.
Kaltim / Kali ini warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah menimbulkan bau busuk ditemukan di dalam penampungan penampungan air milik salah satu warga Kampung Lingang Amer, Kecamatan Linggang Bigung. (19/08/2020).
Penemunan mayat berkelamin perempuan ini langsung menghebohkan warga yang berduyun-duyun datang dan mendatangi lokasi kejadian perkara.
Mayat tersebut diketahui bernama, ” Kharisma (43) tahun, merupakan istri dari NHD alias Mud Khairun (70) tahun, warga Linggang Amer. Peristiwa itu terungkap, setelah dua warga tetangga mendatangi suami korban dengan menanyakan keadaan yang diketahui sedang sakit.
Namun sang suami menjawab bahwa istrinya sudah meninggal. Anehnya, suami tak mau menunjukan jasat istrinya yang disebut meninggal dunia. Sehingga warga melaporkan atas kenjagalan peristiwa ke Petinggi Kampung Linggang Amer pada Kamis (14/08/2020).
Kemudian petinggi menindaklanjuti laporan warga ke petugas kepolisian di Pospol Linggang Bigung dikeesokan harinya, untuk memastikan korban sudah meninggal atau sedang di rumah sakit. Dikeesokan harinya pada Jumat sekitar pukul 13:49 Wita, Satreskrim Polres Kubar menjemput korban.
Dimana pada saat itu pasangan korban sedang memperbaiki sepeda motor disalah satu bengkel yang berada di Linggang Bigung. “Sang pasangan saat diintrogasi petugas di Pospol Linggang Bigung sekira pukul 14:00 Wita, mengakui bahwa istrinya sudah 5 hari meninggal dunia karena sakit. Kalau dia mati tidak mau jauh dari suami dan tidak mau dikubur. Jadi pasangan dan anaknya menyimpan jenasah korban didalam tendon udara, ” ungkap Kasat Reskrim Polres Kubar Iptu Iswanto saat dikonfirmasi wartawan.
Dari pengkuan sang suami, petugas bersama aparat kampung dan Camat setempat, langsung menuju kerumah korban pada pukul 15:30 Wita. Setiba disana, petugas melakukan olah TKP setelah menemukan tandon udara yang diduga berisi mayat korban.
“Sakit ini tadi sekira pukul 16:30 Wita, tandon udara yang berisi mayat korban (Kharisma) dibawa ke RSUD Harapan Insan Sendawar untuk dilakukan otopsi penyebab meninggalnya korban (reed- besok jenasah korban baru dilakukan otopsi,” terang Iswanto.
Menurut warga sekitar, kematian korban tersebut sesuai dengan jawaban dari pihak keluarga korban. Pasalnya sang suami korban diduga menganut aliran agama sesat.
Hingga berita ini diterbitkan, saat ini Polisi telah melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Namun belum bisa dipastikan jika ada dugaan perempuan 43 tahun itu ditingkatkan oleh sang suaminya sendiri, ” Tutupnya.
Sumber, ” Zul / Skc / Elg (Gmm)

