PEKANBARU, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Riau/ Gabung abang di PWI bang sama awak bang ?, Organisasi mana bang tuh ?. Tanya seseorang yang bernama,” Rapelio, Ngakunya dia Wartawan Riau Pos kepada Pemimpin Redaksi www.riauinvestigasi.com via telp seluler pribadi (Hp) Kepala Sekolah SD Negeri 165 Pekanbaru. (11/06/2020)
Hal tersebut dilakukan Rapelio yang mengaku sebagai wartawan Riau Pos yang terekam di Video ditengah Pemimpin Redaksi Riauinvestigasi.Com sedang lakukan Konfirmasi kepada,” Jasminar, Diruang kerjan Kepala Sekolah yang berlokasikan di jalan Serasi Gang Semangka Kelurahan Delima Kecamatan Tampan kota Pekanbaru.
Terkait dugaan perbuatan kurang menyenangkan yang diduga dilakukan oknum guru kepada Wali Murid di group Whatsapp Wali Murid Kelas IVA, Infak dan Dana Bos. Selasa (09/06/2020)
Saat dipertanyakan apa maksudnya,” Rapelio yang bertanya tentang hal tersebut. “Abang kan Wartawan, Kebetulan sekolah itu sekolah orang tua awak. Abang membahas soal apa ?, Jika ada kesalahan biar awak jelaskan sama orang tua awak.” jawab Rapelio yang terkesan atau menghambat kegiatan Journalis dengan dugaan membackup Kepala Sekolah saat awak media ingin memperoleh Informasi yang akurat.
“Karena orang tua awak memberikan informasi sepenggal, Permasalahan dari orang tua soal penugasan, Jadi awak bilang keorang tua awak dikasih teganggang waktu aja itu solusi yang awak berikan. Kalau untuk pengelolaan yang lain-lain tentu sesuai regulasi.

Kalau seandainya ada kesalahan diorang tua awak, Awaklah duluan yang koreksi masalahnya, Awak kan poskonya di Disdik juga,” tambah Rapelio yang tidak mempertanyakan permasalahan yang sesungguhnya dikonfirmasi team media kepada Jasminar Kepala Sekolah SD Negeri 165 Pekanbaru.
“Awak di Perwadik (Persatuan Wartawan Dinas Pendidikan) itu tak tau bang, Masalahnya medianya media tak taulah awak maksudnya gitu. celoteh Repelio yang tidak jelas arahnya kemana, dengan membawa-bawa nama Perwadik.
Dan saat dipertanyakan apakah dirinya tergabung di Perwadik?, dirinya (Rapelio) menjawab.” Awak tak ada di Perwadik, RTV tidak ada di Perwadik.
Abang manga (kenapa) di situ lai, Abang mau nanya apa ?, Kalau mau menaikan berita tentu berimbang donk, Abang media apa, Awak yang tau di PWI bang, Awak pengurus PWI.” ucap Rapelio yang terkesan mengusir dengan mencatut nama PWI.
Kalau satu persoalan, satu persoalan saja diselesaikan. Jangan kemana-mana, mereng-mereng ke dana bos, Infak bang bahas khan mereka punya Komite.
“Jangan bang ngajari, ngerti awak. Kalau untuk hanya menyelediki satu persoalan untuk kepentingan pribadi itu salah, itu kode etik Journalis. Eh…lagu lamo, la tau awak main Abang ko.” tuding Rapelio kepada Pemimpin Redaksi Riauinvestigasi.Com
“Oi bang, Aden Khan bertanya untuk referensi jangan mengambang kemana-mana, Aduh .. itu plan A plan B fokus ke satu poin aja dulu,” ucap Repelio yang diduga tidak beretika.
“Aku minta tolong itu orang tua kandung den, Kalau orang tua aku setau ini sesuai dengan regulasi dan aturan, bukan interpensi tidak hak den melarang. Kalau bang bisa membantu aku, itu orang tua kandung ku oke sama-sama, berarti aku respek sama bang kita sama-sama Wartawan. Kalau bang mau mengantam silahkan, Abang Khan harus memberikan hak jawab kalau tidak berimbang. pinta dan tutup Rapelio yang terkesan menghardik Pemimpin Riauinvestigasi.Com
Sumber,” Ismail Sarlata/Elg (Gmm)

