Sebar Berita Hoax” Dua Gadis Banjarbaru Meminta Maaf.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

 

Kalsel/ Dua gadis yang Sebarkan informasi tidak benar, sekarang sudah berada di Polres Banjar,” Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Muhammad Rofiqi meminta kepada kedua gadis tersebut meminta maaf kepada keluarganya. Dua warga penyebar kabar bohong alias hoax yang telah mengatakan keluarga Hj Nurhayati (Hj Enong) terkonfirmasi positif Covid-19 sekarang di mintai keterangan pihak berwenang. (21/05/2020)

“Rofiqi memastikan bahwa berita tersebut tidak benar, Keluarga maupun karyawan usaha kue keluarga Hj Enong tidak ada yang terjangkit wabah virus corona. Muhammad Rofiqi ingin minta pengakuan dan pernyataan kedua gadis yang mengatakan keluarganya dan karyawan Bolu Hj Enong terkonfirmasi Covid-19. Mereka harus meminta maaf dan klarifikasi kepada keluarganya dan masyarakat bahwa ini berita hoax atau bohong,” tegas Rofiqi.

Kedua gadis asal Banjarbaru itu pun telah meminta maaf kepada keluarga Hj Enong, Rofiqi juga menyaksikan permintaan maaf atas kesalahan yang mereka lakukan di ruang kerjanya. Menurut pengakuan Pelaku, tidak ada niat untuk menyebarkan berita hoax atau berita tidak benar, menurutnya untuk meluruskan informasi yang di sebar di grup WA, Namun kami malah mendapat masalah yang berujung di Polisikan,” Sesalnya.

Korban yang merasa di rugikan adalah Hj Enong, Seorang pemilik toko kue di Kabupaten Banjar dan juga orang tua Muhammad Rofiqi. Informasi tersebut membentuk opini warganet bahwa keluarga Hj Enong terpapar virus Covid-19. Kedua pelaku berawal dari screenshot chat grup WatsApp (WA). yang isinya,“ Infonya akurat dari tim Gugus Covid-19 Kabupaten Banjar, Hj Enong sekeluarga lawan anak buahnya sedang di-rapid test. Screenshot tersebut langsung menyebar di grup-grup WA, Rabu malam (20/05). 

baca juga :  Polres Pekalongan Terus Tingkatkan Ops Penyekatan Di Pos Pam Siwalan.

Merasa tidak benar dan dirugikan, Keluarga Hj Enong mencari siapa yang menyebarkan screenshot tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyusuran ternyata yang melakukan adalah dua gadis yang berasal dari Kota Banjarbaru. Keduanya dibawa ke ruang kerja HM Rofiqi, Kamis siang. Kedua gadis itu pun telah mengakui bahwa mereka lah yang menulis di grup WA tersebut. Mereka juga telah meminta maaf kepada keluarga besar Hj Enong di ruang kerja Rofiqi.

Pengakuan kedua pelaku penyebar berita bohong mengungkapkan,” Informasi yang kami sampaikan dan menjadi viral, itu semua tidak benar, Kami berjanji akan menarik informasi tersebut dan tidak mengulanginya lagi. Berita bohong itu kami akui dan merasa telah merugikan perusahaan kue bolu Hj Enong. Sekali lagi saya mohon ampun maaf sebesar besarnya atas kesalahan yang kami lakukan,” Tutupnya.

Sumber,” Ulk/Dny/Elg(Gmm)