BANJARMASIN, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Kalsel / KH Zuhdiannoor atau akrab disapa Guru Zuhdi telah berpulang Kerahmatullah, Sabtu sekitar pukul 06:43 WIB. Guru Zuhdi diketahui selama dua hari terakhir diintensifkan di RS Medistra Jakarta. (02/05/2020)
Syaifullah Tamliha yang pertama kali menerima kabar meninggalnya ulama dari Kota Banjarmasin, ” KH Ahmad Zuhdiannor tersebut dari dokter yang melaporkan Guru Zuhdi di RS Medistra, Jakarta, Dr Gunawan SPD.

Penyebab Guru Zuhdi meninggal dunia pun diungkap yakni gagal jantung. KH Ahmad Zuhdianoor salah satu ulama Kalimantan Selatan meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
Seluruh masyarakat Kalimantan Selatan diminta mendoakan bersama untuk almarhum KH Ahmad Zuhdianoor (Guru Zuhdi) yang akan di makamkan di Masjid Jami, Sungai Jingah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
KH Ahmad Zuhdiannor dilahirkan di Banjarmasin pada 10 Februari 1972 dari keluarga yang menekuni ilmu-ilmu agama. Guru Zuhdi sapaan akrab merupakan putera dari Muhammad bin Jafri dan Zahidah binti KH Asli. Ayah beliau dikenal sebagai ulama yang cukup terkenal di Banjarmasin.

Sedangkan kakek beliau dari pihak Ibu, KH Asli adalah tokoh ulama yang berdomisili di Alabio. Pendidikan formal yang dijalani Ahmad Zuhdiannor hanya sampai tingkat SD, Setelah itu, beliau melanjutkan ke Pesantren Al Falah, Selama sekitar dua bulan, namun karena sakit kemudian berhenti. Kemudian beliau belajar dari kakek beliau sendiri dari pihak ibu, KH Asli selama satu tahun.
Bidang ilmu yang dipelajari di sana, yaitu ilmu tajwid, fikih, tashrif, tauhid, tasawuf. Setelah satu tahun di Alabio, kemudian meneruskan mengaji dengan orang tuanya, belajar tauhid, fikih, nahwu, tasawuf. Selama di Banjarmasin, Guru Zuhdi juga belajar dengan KH Abdul Syukur Teluk Tiram, di sana dia belajar tasawuf, fikih, ushul fikih, arudh.
Ahmad Zuhdiannor pernah mengajar selama sekitar dua tahun di Pondok Pesantren Al Falah. Guru Zuhdi juga membuka pengajian di Mesjid Jami, pengajian di rumah Guru Zuhdi, pengajian di Teluk Dalam, Langgar Darul Iman, dan pengajian di Sabilal Muhtadin.

Guru Zuhdi sering membicarakan tauhid dan tasawuf, dan menekankan pentingnya membersihkan hati. Ia juga mendukung di jalur agama, tidak ikut dalam politik, seperti mendukung politisi tertentu dalam pemilihan.
Warga berdoa bersama untuk almarhum KH Ahmad Zuhdianoor (Guru Zuhdi) di Masjid Jami, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (O2 / 05/2020). Guru Zuhdi salah satu ulama Kalimantan Selatan meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
Sumber, ” Onedy / ylk / elg (Gmm)

