Viral Bantuan Dari PT Sampoerna agro.

LANDAK, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Kalbar/ Pemuda Desa Songga Klarifikasi Postingannya,” Mundus, Seorang pemuda Dusun Antong Desa Songga Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak yang Viral dengan Postingannya digrup Facebook, Aspirasi Masyaraka Kabupaten Landak, beberapa hari yang lalu mengenai bantuan yang dibagikan oleh PT. sampoerna Agro melalui anak cabang perusahaannya PT. Tebar Tandan Tenerah (TTT) dan PT. Nusantara Sarana Alam (NSA) yang berada di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. (22/04/2020)

Dalam postingan tersebut yang Viral, Mundus kecewa dengan bantuan dari Pihak Perusahaan yang terkesan melecehkan masyarakat dengan pembagian minyak goreng 2 Ons, beras 5 Ons , indomie 1 bks, menurut mundus alangkah baiknya bantuan tersebut yang akan diserahkan masyarakat harus di sosialisasikan kepada masyarakat di Dusun Antong,” Sesalnya.

” Sebenarnya postingan saya tidak menuduh dan menyudutkan Pihak Perusahaan, itukan hanya kritikan saja dan wajar, seharusnya dari pihak Desa sosialisasi dulu kepada masyarakat di Dusun Antong mengenai Bantuan Dari Pihak Perusahaan agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.

Apalagi kan kita harus terbuka dengan masyarakat terhadap bantuan apapun, sebagai contoh Bupati, Gubernur ada nya transparansi darimana bantuan asal dari mana. Kalau menurut saya alangkah baikanya di bagikan ke warga yang berkerja di perusahaan saja,” ujar Mundus.

Mundus juga mengungkapkan, bahwa bantuan dari pihak Perusahaan yang di terima harus di Ambil warga ke rumah kepala Desa, yang jaraknya agak jauh dari Dusun Antong dengan membawa Fotocopy KTP dan KK.

” Bantuan masyarakat ambil di rumah pak Kades, kenapa tidak di berikan ke kepala Dusun saja, agar tidak jauh dalam pengambilannya. Lebih Besar biaya pengambilan bantuan daripada bantuan yang diterima dari pihak perusahaan, ” Jelasnya.

Mundus juga mengatakan Kekesalannya terhadap mediasi terhadap postingan yang di lakukan oleh pihak perusahaan kemarin (20/04/2020) karena saat dilakukan mediasi Mundus di paksa Oleh Pihak Perusahaan untuk meminta maaf Terhadap postinganya yang di posting di grup Aspirasi Masyarakat Kabupaten Landak,” Ungkapnya.

“Saya merasa kesal terhadap Pihak Perusahaan, karena secara pribadi saya tidak ada meminta maaf kepada Pihak Perusahaan, tetapi saya di paksa untuk seolah olah saya bersalah dalam hal ini, jadi saya bingung saat saya melihat di media Online. Saya juga berharap kepada Pemerintah tolong diperhatikan masyarakat sekitar Perusahaan karena masih banyak ketidakadilan bagi para pekerja,” harap Mundus.

Sumber,” Pjn/ulk/elg (Gmm)

baca juga :  Diduga Balai Karantina Ikan Medan Loloskan Ekspor Kepiting Berkarapas Kecil.