Kerajaan Banjar,” Syarif Husin Bin Awadh Baahasyim.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Syarif Al Habib HUSIN BIN AWADH BAHASYIM di Banjar menikah dengan Gusti Halimah / Ibu Besar / Gt Kacil / Ratu Syarif Negara / Gusti Umi / Ratu Umi Binti Sultan Sulaiman Banjar ( 1801-1825 ) WAFAT Di Karang Intan Martapura  melahirkan 8 Putra, 4 Putri ( putri tidak di catat, ikut fam suami, hanya laki laki  ;

1. HABIB UMAR  2. ABDULLAH  3. IDRUS. 4. MUHAMMAD  5. HASYIM 6. TOHA 7. JAFAR 8. ABDURAHMAN  Husin bin Awadh lah yang menjadikan gudang nya Bahasyim di Kalimantan Selatan  dan menyebar kemana mana. (14/01/2020)

Setelah Wafatnya Pangeran Syarif Husin Bin Pangeran Syarif Awadh Bahasyim di Karang Intan Pada hari Senin tanggal 24 Rabiul Awal 1230 H atau tanggal 6 Maret 1815 M. dan di makamkan di Alkah keluarga besar Sultan Sulaiman di Karang Intan Banjar, setelah itu beberapa tahun kemudian, Ratu Ummi meninggalkan kampung Karang Intan bersama putra putri nya menuju Bumi Antaluddin Kandangan, saat itu Distrik Banua Ampat  di Pimpin Oleh Adipati Pangeran Ahmad bin Sultan Sulaiman Rahmatullah.

Ratu ummi menemui Ibunya yang Bernama Nyai Siti Gading istri Sultan Sulaiman berdarah Dayak, untuk menghindari dan supaya aman dari Pengawasan  Belanda, juga menyelamatkan Putra Putri Pangeran Syarif Husin. Ratu Ummi menetap di wilayah Kampung Wasah Tengah, Simpur Kandangan. sampai akhir hayatnya  Ratu Ummi Wafat  Pada hari Ahad 9 Dzulqaidah thn 1232 H / bertepatan 21 September 1817  M. dan di makamkan di Desa Wasah Tengah, Simpur Kandangan HSS.

Sultan Sulaiman mempunyai  9 istri  ; 1.  Nyai Siti Gading (Ibu Ratu Ummi) 2.  Nyai Ratna  (Ibu sultan Adam)  3. Nyai Rumangi  4.  Nyai Unangan  5. Nyai Ratuwa  6. Nyai Kancana  7. Nyai sari  8. Nyai Mirah  9. Nyai Siti Taisah  dari sembilan orang permaisuri itu Sultan Sulaiman Rahmatullah di karuniai  23 Orang Anak (Pangeran dan Ratu) 19 Orang Pangeran dan 4 Orang Ratu.

baca juga :  Kadin Kota Bekasi fasilitasi Sertifikasi Produk Pangan Industri Rumah Tangga.

1. Sultan Adam Al wasyiqubillah 1825-1857.M  2.  Pangeran Husin Mangkubumi Nata  3. Pangeran Hamidi  4. Pangeran Berahim kusuma wijaya (saudara se ibu Ratu Ummi)  5. Pangeran Thasim  6. Pangeran khusairi (Kasir)  7. Pangeran Hamim   8. Pangeran Ahmid  9. Pangeran Prabu sari  10. Pangeran Thamid  11. Pangeran Lingasari  12. Pangeran Masakeit  13. Pangeran Kartasari  14. Pangeran Wahid  15. Pangeran Sunging Anom 16. Pangeran Singasari ll  (Padatuan Gt Khairul saleh  bupati Bjr)  17. Pangeran Prabu Anom 18. Ratu nata (istri Pangeran nata)  19. Ratu salamah (Istri Pgr Aji musa pulau laut)  20. Ratu Syarif Negara / Ratu Ummi, istri Pangeran Syarif Husin Bahasyim  21. Ratu Khadijah (Istri Pangeran Mas’od) Ibu Gusti Andarun / Pangeran Antasari  22. Pangeran Ahmad (Dipati Mahang, labuan Amas HST).  23. Pangeran Gusti Musa Banjar (Distrik Banua Asam, Barabai) Seterusnya 19 Pangeran ini lah yang menurunkan Bubuhan Gusti dan Antung.

Dibumi Banjar dan menyebar ke mana mana kedaerah pulau Kalimantan.     Demikian riwayat singkat Ratu Ummi Binti Sultan Sulaiman Rahmatullah, semoga sejarah dan Manaqib Ratu Ummi ini bisa di ambil hikmah dan manfaat nya. untuk di ketahui sejarah Perjuangannya. Semoga bermanfa’at. Alfatihah.

Sumber,” Hbb ysf bshm/elg (Gmm)