Tito Karnavian Menjadi Warga Sipil.

JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @Membuka Jendela Dunia.

Menteri Dalam Negeri,” Tito Karnavian setelah dilantik jadi menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara sebagai Mendagri, Mantan Kapolri tersebut akan bekerja keras untuk jabatan yang diberikan Presiden RI Joko Widodo, saat mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat Menteri. Yang jelas saya akan meneruskan apa yang dikerjakan oleh Bapak Tjahjo Kumolo, kita akan tingkatkan intensifkan, dan kalaupun ada kekurangan, kita akan sama-sama memperbaiki. (24/10/2019)

Jenderal (Purn) Tito Karnavian kini telah pensiun dari Polri dan sepenuhnya kembali menjadi warga sipil. Tito menyebut momen melepas jabatannya itu menjadi hal yang tak terlupakan. Tito bercerita dia menunggu waktu untuk lepas jabatan hingga dini hari. Dia mengatakan, dirinya didampingi sejumlah rekan-rekannya di Kepolisian. Karena ini adalah momentum yang secara privasi saya, secara pribadi juga adalah momentum yang tidak akan pernah terlupakan,” Ucapnya.

 

Tito Karnavian saat di lantik menjadi Mendagri

Tito mengatakan, tantangan yang akan ia hadapi sebagai menteri baru tidak sedikit. Secara pengelolaan manajemen, Tito menyebut bakal lebih mudah menjadi Kapolri ketimbang Mendagri. Kalau Kapolri saya kira jauh lebih gampang dalam mengelola secara manajemen, karena memiliki budaya dan kultur yang relatif sama sehingga dengan adanya komando tunggal dari atas sampai ke bawah sama,” Katanya.

Jabatan yang diberikan atau amanah yang diberikan oleh Allah SWT melalui Pak Presiden ini membawa konsekuensi karir saya selaku anggota kepolisian karena jabatan yang dijabat oleh sipil, maka saya harus berhenti sebagai, bukan hanya sebagai Kapolri tapi juga sebagai anggota Polri. Meskipun sebenarnya saya masih tiga tahun lagi pensiun,” Ungkapnya.

Saat menjabat sebagai Kapolri

Tito menyebut, budaya di Kemendagri lebih cair dan fleksibel ketimbang di kepolisian. Di samping itu, di era otonomi daerah seperti sekarang ini, Mendagri tidak punya komando penuh kepada kepala daerah. Sebab, kepala daerah tidak lagi ditunjuk pemerintah, tetapi melalui pemilihan kepala daerah (pilkada). Oleh karena itu, ia berjanji bakal menyesuaikan diri dan melakukan pendekatan yang berbeda,” Jelasnya.

Tito Karnavian berjanji bakal menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah supaya tidak terjadi tumpang tindih. Kemungkinan hari Jumat saya akan mendampingi Bapak Presiden bersama Panglima TNI dan Plt Kapolri ke Papua, beliau akan ke Papua Sabtu atau MingguSekali lagi Kementerian Dalam Negeri menyesuaikan kebijakan antara pusat dan daerah dengan spirit utamanya adalah mempermudah iklim investasi, secara spesifik nanti kita akan bicarakan,” Tuturnya.

Selanjutnya, minggu depan, Tito bakal berkenalan dengan jajaran staf Kemendagri dan mendalami tugas yang akan telah dia emban. Hal yang tidak terlupakan menurut Tito bukan hanya sekadar melepas jabatan sebagai Kapolri. Amanah baru yang didapatnya kini juga membuat dirinya secara otomatis mundur dari anggota kepolisian meski waktu pensiunnya masih tiga tahun lagi,” Tutupnya.

Sumber,” Fahriansyah Effendi/elg (Gmm)