JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019 yang digelar Kamis pukul 12:30 Wib, di Mahkamah Konstitusi (MK) dimulai. sebelumnya, sidang akan digelar besok Jumat 28/06/2019. Ketua MK,” Anwar Usman, yang membuka sidang dengan penegasannya berkata hanya takut kepada Allah. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, Dan perubahan jadwal berdasarkan hasil Keputusan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang di lakukan pada senin 24/06/12019, Bahwa kami hanya takut kepada Allah,” Tegas Anwar Usman di Ruang Sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. (27/06/2019).

Putusan Sidang Sengketa Pilpres 2019 yang dipercepat karena Mk sudah siap untuk memutuskan perkara tersebut Hari Ini,” Anwar mengatakan MK telah berijtihad, Berusaha sedemikian rupa untuk mengambil Keputusan dalam Perkara Sengketa Pilpres tersebut. Namun, Menurut Kordinator Barisan Masyarakat Peduli Pemilu Adil dan Bersih,” Marwan Batubara, meminta Prabowo untuk menolak Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) jika Permohonan di Tolak. Pengambilan putusan,” Tegas Anwar, di dasarkan pada fakta fakta yang terungkap dan terbukti di dalam persidangan. Kami akan mempertanggungjawabkan kepada AllAh Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dalam surat An Nisa 58 dan 135, Surat Al Maidah ayat 8 sebagaimana yang diungkapkan oleh pemohon dan pihak terkait,” Ungkapnya.

Marwan mengatakan, telah terjadi kecurangan dan kejahatan selama Pilpres berlangsung, Kita coba untuk mengingatkan Prabowo Subianto Lebih Terhormat daripada anda untuk tidak mengakui hasil dari Pilpres itu memang terjadi Kecurangan dan Kejahatan, Dalam aksi unjuk rasa dikawasan patung kuda jalan Merdeka Barat, Jakarta pusat. Anwar menyadari putusan MK tak akan memuaskan semua pihak. Namun demikian, dia meminta putusa MK tak dijadikan dasar Saling Hujat, Putusan MK tidak mungkin Memuaskan semua pihak, jangan jadi ajang saling Menghujat dan saling Memfitnah,” Tutupnya.

Sumber,” Jamhuri/Fzb (Elg)
