Rusuh Pontianak berangsur Pulih.

PONTIANAK, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @Membuka Jendela Dunia.

Kondisi keamanan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Berangsur membaik tapi masih mengkhawatirkan hingga saat ini, Sabtu dini hari. Konsentrasi massa “Aksi 22 Mei” dikabarkan terpecah tiga. Ketiga lokasi itu,  di Jalan Tanjung Raya I, Tanjung Raya II serta di depan Mapolsek Pontianak Timur. Dari 203 orang diduga pelaku kerusuhan sudah di amankan, 102 di kembalikan ke orang tuanya, Pendemo masih dibawah umur dan terpengaruh pada perusuh yang lain serta jaminan dari Gubernur dan Sultan Pontianak. (27/05/2019)

Iptu Suryadi,” Menerangkan, Khusus di Mapolsek Pontianak Timur, pada Rabu 22/05 malam, penyerangan yang dilancarkan massa cukup menegangkan. Bahkan, Empat anggota kami yang berjaga di Mapolsek Pontianak Timur dikabarkan tertembak, Diantara korban yang terluka Agus Subagyo, Kamis pukul 01:45 Wib, diduga terterkena peluru senjata rakitan yang di lakukan oleh pihak perusuh. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak,” Tuturnya.

Kapolsek Kuala Mandor, Polres Kubu Raya yang di BKO kan pengamanan KPU mengatakan, Anggota yang terkena tembakan berasal dari Polres Mempawah BKO di Pontianak, Mereka tertembak di paha kiri dan anggota Polsek Pontianak Timur terkena di kaki kiri. Kemudian ada anggota yang merupakan sopir Polda Kalbar juga menjadi korban. “Dugaan sementara tertembak,” Tegasnya.

Saat membawa para korban, ambulans yang digunakan sempat dirusak massa dengan lemparan batu. Hingga saat ini, ke empat anggota polisi masih menjalani perawatan dan pertolongan medis di RS Anton Soedjarwo. Istri dan keluarga anggota yang tertembak menyambangi korban di Rumah Sakit Anton Soedjarwo,” Tutupnya. (Hln/Kdr)

baca juga :  Rezim Omnibus Law Adalah Mimpi Buruk Masa Depan Rakyat Indonesia.