Pemuda Gantung Diri Akibat Cintanya Di Tolak.

BARITO TIMUR, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Kalteng/ Seorang pemuda asal desa Danau Masura,” Wangun (20)) tahun,  Tewas gantung diri di sebuah pohon Langsat belakang rumah tetangganya. Warga yang tinggal di lingkungan RT 02 Desa Lampeong, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah. (03/08/2020)

Menurut keterangan Kapolsek Pematang Karau,” Ipda Rochman Hakim mengatakan, Setelah mendapatkan info dari warga setempat, Kami langsung lakukan penyelidika. Wangun diduga nekat gantung diri karena ingin bermalam ke rumah seorang wanita bernama Nova (21) tahun yang berstatus janda,” Katanya.

Warga pun geger dan ramai setelah mengetahui ada orang tewas gantung diri di pohon Langsat yang dikenal dari  Desa Danau Masura, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barsel, Mangun nekat gantung diri diduga karena kecewa cintanya di tolak.

Kapolsek menjelaskan, Korban gantung diri karena ingin bermalam ke rumah seorang wanita bernama Nova yang berstatus janda. Nova menolak dan memilih tinggal di kediaman orang tuanya. Kobanpun nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali di pohon langsat diduga karena memiliki hasrat yang cukup kuat untuk mempersunting Nova yang saat ini dianggapnya sebagai teman dekat korban,” Jelas Kapolsek.

“Awalnya warga mengira korban pembunuhan. Setelah kita menyisir disekitar tempat kejadian perkara, kita menemukan celana di bawah rumah, dan di kantong celana belakang korban ada telepon genggam android, kita menduga kuat korban bunuh diri,” terang Kapolsek.

Polisi juga menjadikan barang lainnya seperti seutas tali nilon sepanjang 3 meter, telepon android Samsung, telepon genggam advance, selembar jaket hodie warna hitam, celama panjang warna abu-abu dan satu ikat pinggang hitam sebagai barang bukti.

Setelah bahan dan keterangan saksi-saksi dirangkum, serta membuka telepon android korban, ditemukan percakapan pesan antara Wangun yang dikirim kepada Nova dengan kata-kata Bahasa Dayak Maanyan. 

baca juga :  Peduli Masyarakat Miskin, Front Pembela Islam Pekanbaru Minta Polsek Kampar Kiri Usir Paksa JS Cs.

“Begini keterangannya,” Besok kamu lihat aku bunuh diri di depan rumah kamu, biar kamu lihat mayat ku’,” Ungkap Kapolsek membacakan pesan singkat dari telepon seluler Wangun.

Akhirnya, disimpulkan bahwa korban bunuh diri dengan cara mengikat tali ke leher dan menggantungkan diri di pohon langsat di belakang rumah warga RT 02 Desa Lampeong. Hal ini juga diperkuat visum et revertum yang tidak menunjukkan bekas luka atau memar hantaman benda tajam maupun benda tumpul,” Tutupnya.

Sumber,” Zul/Hry/Elg (Elg)