Warga Miskin Di Kabupaten Banjar Masih Banyak Tidak Menerima Bantuan.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Dalam rangka mensejahterakan rakyat dan mengentaskan ke miskinan, Pemerintah pusat maupun daerah begitu gencar melakukannya. Sehingga usaha usaha pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan selalu di terapkan. Namun masih ada warga yang tidak pernah tersentuh bantuan selama puluhan tahun. Apakah kesalahan terletak dari aparat Desa yang cuma pentingkan keluarga dan kroninya. (14/05/2020)

Martapura adalah kota yang berpenduduk mayoritas muslim, dan di sini banyak sekali mencetak ulama ulama Kharismatik, Kehidupan warganya yang terlihat rukun, damai dan agamis seolah tidak mencerminkan kekurangan pangan sandang dan papan. Seperti yang di alami Ramadhan Nazuwa, Anak pasangan dari Syarifah Salimatussadiah dan Muhammad Wildan yang sering mengharumkan nama Kabupaten Banjar.

Ramadhan Nazuwa saat di Stasiun televisi Indosiar bersama Soimah.

Ramdhan Nazuwa sering menjuarai Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional dan sering juara mewakili Kabupaten Banjar. Hampir di setiap kegiatan MTQ, Ramadhan Nazuwa atau lebih akrab disapa Nazuwa mendapat peringkat juara satu. Ini adalah salah satu bukti Kota Martapura  dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah. Puluhan Piala dan piagam penghargaan bergengsi yang di milikinya.

Namun dibalik semua kegiatan yang dilakukan Ramadhan Nazuwa mengharumkan Kota Martapura Kabupaten Banjar tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah daerah Kabupaten Banjar. Mereka keluarga yang tidak pernah mendapatkan bantuan selama puluhan tahun. Rumah mereka pun masih mengontrak, di bidakan belakang Minimarket Alkatri RT 01 Kelurahan Jawa.

Warga membezuk kondisi ibunda Ramadhan Nazuwa.

Syarifah Salimatussadiah adalah ibunda Ramadhan Nazuwa yang sudah lama sakit, beliau mengidap kangker payudara dan sekarang tidak bisa bergerak” Lumpuh Total. Apakah pemerintah daerah tidak pernah tau atau pura pura tidak tau dengan keadaan warganya yang sedang sakit keras, Padaha anaknya yang sering mengharumkan Kota yang anda Pimpin. Daerah Kalimantan Selatan khususnya Kota Martapura begitu di hormati dan di segani di daerah luar karena memiliki Qoriah terbaik.

baca juga :  Jalan Rusak" Babinsa Muara Jawa Bersama Warganya Gotong Royong.

Menurut Muhammad Wildan,” Kami tidak pernah di data oleh Pak RT atau Instansi terkait. Mungkin kami di anggap mampu, padahal hidup kami serba kekurangan. Hunian aja masih ngontrak, selama puluhan tahun kami tidak pernah menerima bantuan,” ucap Widan. Selama puluhan tahun tinggal disini baru kali pertama dikasih bantuan terdampak Covid-19. Padahal kami sangat berharap kepada pemerintah daerah agar mengupayakan kesembuhan ibunya Ramadhan Nazuwa,” Tambahnya.

Ramadhan Nazuwa sangat berharap kesembuhan ibunda tercintanya. beliaulah yang membangkitkan semangat hidupnya,” Semoga pemerindah daerah kabupaten Banjar peduli dengan keadaan ibunda saya,” harap Nazuwa.

Ramadhan Nazuwa sering mengharumkan Kalimantan Selatan dan Kota Martapura.

“Saya ingin melihat ibu saya kembali sehat seperti semula, apapun saya lakukan demi kesembuhan ibu saya. Keluarga, kerabat sanak famili Alhamdulillah mereka berusaha membantu kesembuhan ibu saya. namun kata dokter,” Syarifah Salimatussadiah harus di operasi. Sedih hati saya karena keluarga kami tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan biaya tersebut,” Ungkapnya.

Dari keadaan keluarga Ramadhan Nazuwa, ada beberapa warga yang peduli dengan situasi mereka saat ini. Kamis, Tadi  siang sekitar pukul 13:23 Wita, ada warga yang membezuk ke rumah kami, melihat kondisi kesehatan ibu kami dan memberikan sembako. Mereka para anak muda, entah dari mana datangnya, Namun mereka begitu prihatin dan akan membantu melakukan hubungan kepada instansi terkait untuk kesembuhan ibu saya,” Tutupnya.

Sumber,” Imm/Hsb/Did (Gmm)