Pasca Ledakan Di Mako Brimob Banyumanik Kota Semarang

SEMARANG, GLOBALMARTAMEDIA.COM

  • @ Membuka Jendela Dunia.

Ledakan yang terjadi di gudang Bom dan Amunisi di Jeblug Srondol Banyumanik Kota Semarang menimbulkan kerusakan cukup parah, Mabes Polri telah memberikan perintah untuk segara melakukan penyelidikan dari ledakan tersebut. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dari peristiwa yang membuat kaget warga sekitar, Ledakan tersebut membuat gudang Bom dan Amunisi luluh lantak di Mako Brimob Banyumanik Kota Semarang.(14/09/2019)

Insiden yang terjadi di Mako Brimob Polda Jawa Tengah, Jalan Jenderal Pol Anton Soedjarwo nomor 218 Banyumanik Semarang, Jawa tengah. Akibat dari ledakan itu, bebarapa unit mobil terbakar dan beberapa rumah mengalami rusak berat. Untuk kerugian masih belum bisa ditaksirkan, Kadiv Humas Polri,” Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, saat ini pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan dari ledakan tersebut.

Ada beberapa unit kendaraan roda empat yang kena imbas dari ledakan tersebut.

Kapolda Jawa Tengah,” Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel sudah melakukan pengecekan. Kapolda sudah di TKP, dan sedang dilidik apakah kecelakaan, kelalaian, atau ada unsur lain,” Jelas Iqbal kepada wartawan,  Pada pukul 07:55 Wib, Mobil damkar Kota Semarang tiba di Lokasi Kebakaran Makko Brimob Srondol Polda Jateng, Pada ‎pukul 08:05 Wib, Mobil tangki air Gunung Ungaran masuk ke Asrama Brimob, Pada Pukul 08:20 Wib, Kapolda Jateng tiba diLokasi Kebakaran, pada ‎pukul 08:27 Wib, 1 unit Damkar dari Kabupaten Semarang juga datang ke lokasikebakaran,” Ungkapnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri,” Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan kendaraan roda empat dan sejumlah rumah warga rusak akibat ledakan tersebut, Selain itu, sebagian rumah warga juga mengalami kerusakan. Kerusakan sementara ada dua kendaraan dan 11 rumah, yang rusak adalah kaca pecah kemudian atap rumah. Tapi masih didata lagi,” Ucap Dedi disela konferensi media Sabtu 14/09 di Jakarta,

baca juga :  Kapolri Minta Produksi Minyak Curah Ditingkatkan.

Korban yang terluka adalah Kepala Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng,” AKBP Syaiful Anwar, sambung Dedi, kepolisian masih terus melakukan pengecekan dan mendata kerusakan yang terjadi sebagai dampak ledakan di Mako Brimob pagi ini. Artinya, jumlah kerusakan bisa saja akan bertambah,” Jelasnya.

Menurutnya, Mako Brimob Polda Jawa Tengah sangat berdekatan dengan rumah warga. Selain itu, juga ada asrama anggota Brimob dan rumah purnawirawan Brimob.
Dedi menyatakan ledakan ini membuat satu anggota Brimob terluka di bagian kepala akibat terkena serpihan kaca. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Banyumanik Kota Semarang,” Sebutnya.

Ledakan yang menghanguskan unit dari mobil Mako Brimob.

Kepala Detasemen Gegana alami luka di bagian kepala akibat pecahan kaca,” Dedi menyatakan ledakan ini disebabkan oleh granat dan bom yang tersisa dari perang dunia kedua. Menurutnya, granat dan bom tersebut memang sensitif terhadap cuaca.
Ini kan bom tua, memiliki sensitivitas tinggi sehingga udara panas bisa memicu ledakan,” Tegasnya.

Dedi menyatakan kepolisian masih melakukan sterilisasi dan pendinginan di lokasi kejadian. Jika sudah positif aman, maka akan dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kompleks Mako Brimob. Kapolda Jawa Tengah,” Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan ledakan di Mako Brimob Polda Jateng terjadi sekitar pukul 07:05 Wib. Juga ada beberapa ledakan kembali terjadi hingga pukul 08:10 Wib. Ada satu ledakan besar lalu disusul beberapa ledakan sekitar 07:4508:10 Wib. Sejak jam 08:10 Wib sampai sekarang tidak ada terjadi lagi ledakan susulan,” Tutupnya.

Sumber,” Fahri Cnn / Dokpol (Gmm)