JAKARTA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Calon Presiden RI terpilih,” Joko Widodo (Jokowi) dan mantan calon presiden,” Prabowo Subianto yang menjadi rivalnya akan bertemu. Pertemuan keduanya merupakan pertemuan untuk pertama kalinya pasca Pilpres yang berlangsung pada 17 April 2019 lalu. Pertemuan tersebut dilakukan di stasiun Mass Rapit Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. Kemudian keduanya bersama-sama akan melakukan konferensi pers di stasiun MRT Senayan. (13/07/2019)

Prabowo tampak tersenyum. Dia juga berbincang-bincang akrab dengan,” Budi Gunawan (BG) Kepala BIN, Juga hadir Sekjen Gerindra,” Ahmad Mujani dan Pramono Anung. Rencananya, Prabowo akan bertemu dengan Presiden Jokowi di lokasi ini. Jika terlaksana, ini merupakan pertemuan pertama Jokowi-Prabowo pascapilpres 2019, Hari ini Sabtu pukul 09:24 Wib,” Terangnya.

Menanggapi pertemuan ini, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS),” Mardani Ali Sera mengatakan, pertemuan antar kedua pemimpin tersebut membawa kesejukan. Namun, menurut Mardani, akan lebih baik jika Prabowo menyatakan bahwa pihaknya akan bersama-sama dengan pemerintah membangun bangsa sebagai oposisi,” Ungkapnya.

Karena itu baik bagi kesehatan demokrasi. Jika pertemuan tidak diikuti dengan deklarasi,” Kami Oposisi, maka akan membuat kekecewaan bagi pendukung,” kata Mardani kepada wartawan, Sabtu (13/07/2019). Dirinya beserta PKS tetap meyakini jika Prabowo dan pendukungnya akan bersama-sama di barisan oposisi. Karena oposisi itu baik dan oposisi itu mulia,” ucapnya.
Diketahui, meski telah menyerukan kedua kubu untuk bersatu membangun bangsa, Jokowi belum memastikan apakah pertemuan menandakan bergabungnya kubu Prabowo ke koalisi Jokowi-Ma’ruf. Untuk koalisi harus dirundingkan, didiskusikan dengan sahabat saya di Koalisi Indonesia Kerja. Dengan relawan juga akan saya diskusikan,” Paparnya.

Sementara Prabowo sendiri menegaskan jika pertemuan dilakukan guna meredam perpecahan di masyarakat terutama usai Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Setelah ini, ia berharap tak ada lagi permusuhan kedua belah pihak. Tak ada lagi cebong (pendukung Jokowi), tak ada lagi kampret (pendukung Prabowo), Kita akan sama sama membangun bangsa dan negara, agar tercapai keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia,” Tutupnya.

Sumber,” Heriyanto Tnc (Gmm)

