BINJAI, GLOBALMARTAMEDIA.COM
Membuka Jendela Dunia
Sumut/ Meskipun segala bentuk perjudian saat ini banyak yang tiarap atau pun guling tikar, tidak dengan perjudian jenis Laga Ayam. Perjudian jenis ini bahkan saat ini semakin marak di Kota Binjai. Hari ini akan digelar perjudian sabung ayam di jalan Sinabung, Kelurahan Binjai Estate dan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, Minggu (20/09/2026).
Perjudian yang dikelola oleh,” Aan dan Codet ini diketahui mengundang pemain dari negeri gajah putih Thailand, Bahkan penantang dari Thailand ini pun diketahui telah berada di Sumatera Utara dengan membawa ayam aduannya. Hal ini diketahui oleh awak media pada Jum’at (18/09/2026) saat menyaksikan beberapa unggahan di sejumlah platform seperti FB.
Bahkan pertandingan yang diberi nama “BIG GAME CODET FARM Medan Cup” ini menyediakan hadiah berupa sepeda motor, dan sepertinya acara ini mendapat izin dari aparat Kepolisian Setempat. Kepolisian Polda Sumut yang dipimpin oleh,” Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Binjai AKBP. R. Bimo Moernanda S.H S.I.K juga terkesan tutup mata, atau terkesan buang badan seperti pemain bola.
Untuk itu masyarakat patut menduga bahwa adanya pemberian upeti dari penyelenggara agar usaha ilegal mereka itu dapat berjalan tanpa hambatan. Rusaknya sebuah negara akibat bobroknya Moral aparat penegak hukumnya yang telah bekerja sama melegalkan kemaksiatan di negerinya. Padahal sesuai instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar Kapolda diseluruh Indonesia untuk dapat menumpas segala bentuk perjudian baik darat, laut dan udara. Namun hal itu tidak berlaku di Sumatera Utara, Mungkin ini cuma bualan semata untuk menutupi institusi mereka.
Sementara itu, masyarakat Kota Binjai ketika dimintai keterangan terkait hal tersebut berpendapat bahwa perjudian itu dapat terselenggara karena diduga adanya pemberian upeti kepada APH. Tanpa hal itu gimana perjudian ini bisa berjalan, apalagi ini sudah cukup lama perjudian jenis laga ayam di Kota Binjai. Masyarakat saat ini pun mulai jenuh apabila hal ini tidak diberantas, aparat khususnya Polri jangan hanya berani kepada rakyat kecil namun yang ilegal tetap dibiarkan.
“Tidak mungkin jenis perjudian di kota ini bisa dan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya kordinasi dengan aparat penegak hukum, apalagi seperti judi sabung ayam ini yang sudah tersiar lewat media sosial, tidak mungkin polisi tidak mengetahuinya. Yaaa… jelas upetinya sangat menggiurkan buat mereka, hal ini yang membuat akal sehat mereka tidak berfungsi secara normal bahkan buta dan tuli kepada kebenaran,” Ujar Rudi kepada awak media globalmartamedia.com
Sumber,” Wrg/Riz/Tim (BGM)

