MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
Membuka Jendela Dunia
Kalsel/ Hour Meter atau biasa yang disebut (HM) dalam operasianal mesin adalah komponen untuk menghitung dan mencatat kegiatan operasional unit tersebut. Biasanya, hour meter (HM) terpasang pada alat berat seperti exavator, bulldozer dan juga mesin pabrik.
Beberapa hari yang lalu kawanan spesialis pencuri komponen alat berat Excavator (HM) yang harganya sangat menggiurkan ratusan juta rupiah tidak mau melewatkan kesempatannya untuk menggasak komponen dua unit alat berat jenis Excavator PC 200 yang sedang nangkring di area pembuangan sampah, Tempat Proses Akhir (TPA) Cahaya Kencana di Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.
Dari kejadian tersebut dua unit alat berat Excavator yang baru saja dibeli dengan dana APBD tidak bisa beroperasi, TPA Cahaya Kencana mengalami kerugian sekitar 260 juta rupiah dan terganggunya aktivitas pengelolaan sampah, Pihak dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar atas arahan Kepala Dinas diminta segera melaporkan atas hilangnya alat tersebut kepihak Kepolisian.
Kepolisian dari sektor Karang Intan langsung olah TKP yang dibantu Team Inafis Polres Banjar untuk Identifikasi Sidik Jari Otomatis saat di lokasi kejadian dan memasang garis polisi (police line), Pihak Kepolisian juga langsung memanggil pihak operator alat berat diantaranya,” Hadi Permana (35) tahun, dan scurity yang kurang pengawasan serta di anggap bertanggung jawab atas keamanan di TPA Cahaya Kencana untuk di mintai keterangan.

Menurut keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup,” M Hilmi Khairullah, SKM, MM., saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, bahwa alat tersebut hilangnya diperkirakan pada malam hari, Kamis. (24/97/2025) Kemungkinan kecil diduga ada keterlibatan langsung dari pihak yang bekerja di TPA Cahaya Kencana itu sendiri,
Lanjutnya mengatakan, Para maling spesialis alat berat tersebut tahu persis waktu yang tepat untuk menjalankan aksinya secara leluasa dan mulus tanpa ada hambatan dilapangan. Peristiwa hilangnya jantung alat berat tersebut adalah yang kedua kalinya dialami TPA Cahaya Kencana di Kecamatan Karang Intan.
“Pertama yang mengetahui bahwa komponen Excavator tersebut hilang adalah operator alat berat itu sendiri saat akan dioperasikan, Setelah di cek, ternyata kedua unit alat berat yang mau di gunakan tersebut kedua komponennya sudah tidak ada pada tempatnya, Pada kejadian pertama hilangnya komponen alat berat jenis Excavator tersebut sampai saat ini tidak diketahui pencurinya, hingga kembali terulang lagi raibnya komponen alat berat dengan target yang sama, yaitu menggondol hour meter (HM) itu lagi,” ucap M Hilmi kepada awak media globalmartamedia.com Selasa sore. (29/07/2025)
Pihak dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar berharap agar pihak aparat kepolisian secepatnya mengungkap kasus pencurian di TPA Cahaya Kencana Karang Intan, Pasalnya, dalam kondisi seperti ini sangat menggangu aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cahaya Kencana, Terpaksa untuk sementara agar alat berat tersebut dapat di pungsikan pihak TPA Cahaya Kencana menggunakan Komponen Hour Meter (HM) dari Excavator yang terdahulu.
Untuk membeli komponen alat berat yang baru harus menunggu anggaran perubahan, kemungkinan dibulan Oktober. Terulangnya peristiwa pencurian komponen alat berat seperti ini karena minimnya pengawasan dari pihak yang diberikan amanah kepadanya.
“Kalau bisa dan harapan kami Hour Meter (HM) jenis excavator merk Caterpillar PC 200 milik kami segera ditemukan oleh pihak aparat Kepolisian, agar aktivitas di TPA Cahaya Kencana dapat beroperasi kembali dengan normal. Apalagi TPA Cahaya Kencana ada arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah yang harus dibenahi secepatnya, dengan adanya peristiwa hilangnya komponen alat berat tersebut kemungkinan besar akan menjadi kendala,” tutup M Hilmi.
Sumber,” Hil/Arl/Elg (GMM)

