MADINA, GLOBALMARTAMEDIA.COM
Membuka Jendela Dunia
Sumut/ Di duga rusak dan tak terawat, Mobil Ranger Ford berwarna kuning plat merah dengan Nomor Polisi BK 8057 J yang terparkir di bahu jalan Lintas Desa Bangkelang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatra Utara.
Dari pantauan jarak dekat kendaraan tersebut pengangkut alat pendukung yang berwarna kuning, terlihat tampak lusuh, kotor dan tidak terawat, namun dana perawatan mungkin masih lancar.
Beberapa bagian mobil tersebut sudah berkarat, bahkan telah digunakan oleh warga sebagai tempat untuk menjemur biji kopi, kuat dugaan mobil ranger ford tersebut sudah lama parkir di halaman rumah warga dan tak terurus, ini adalah aset milik pemerintah yang harus dikembalikan walaupun rusak total.
Ketua Generasi Muda Grib Jaya Kabupaten Mandailing Natal,” Sutan Paruhuman, sangat menyayangkan sikap para pejabat yang diamanahkan untuk menjaga dan merawat mobil yang diberikan oleh Negara dalam menunjang kinerja meraka di lapangan.
“Sepertinya mereka tidak perlu lagi dengan angkutan ini, terbukti terbengkalainya mobil yang sudah menghabiskan anggaran belanja Daerah atau Negara untuk unit ini,” jelas Sutan.
Instansi yang berwenang seperti Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat perlu mengetahui keberadaan armada tersebut dan harus tahu karena ini milik mereka yang ada pertanggungjawabannya.
Sutan Paruhuman menambahkan, Bagaimana program Presiden Prabowo terkait Efesiensi Anggaran, sedangkan Kendaraan yang sudah ada di abaikan menjadi besi tua berkarat bahkan dianggap sepele dan tidak di hargai lagi oleh instansi terkait.
“Padahal masih bisa di gunakan untuk angkutan bila dirawat dengan baik,” ungkap Sutan.
Di tempat terpisah, Kepala UPTD Unit pelaksana Teknis Pekerjaan Umum PUPR Kota Nopan saat di konfirmasi via whatsapp Dengan No 0813-9783-XXX Enggan untuk memberikan keterangan terkait perihal mobil dinas tersebut.
Sumber,” Dny/Mag/Elg (GMM)

