PURUKCAHU, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @ Membuka Jendela Dunia.
Pembunuh sadis sepasang suami istri (Pasutri) begitu memilukan, pembunuhan pasangan suami istri pemilik kebun karet, tragedi pembunuhan terjadi pada Kamis siang Pukul 13:20 Wib, di Kebun Karet Kelurahan Saripoi RT. 3 Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung raya, Kalimantan Tengah.
Polisi masih menyelidiki penyebab pembunuhan tersebut, namun diduga akibat pelaku sakit hati sejak lama terhadap pemilik lahan kebun karet, sehingga saat ada kesempatan, pelaku nekat menghabisi pasangan suami istri tersebut di kebun karet milik korban. (28/05/2019)
Informasi yang di jelaskan oleh seorang saksi,” Anja Lesmana, yang menjadi saksi penyidik polisi Polres Murungraya dalam kejadian pembunuhan yang dilakukan tersangka,” Barson menjelaskan, dia kaget melihat kedua orang tuanya, Ukusnadi (38) tahun dan ibunyaAstumiGiat(35) tahun, tewas mengenaskan di kebun karet.
Diungkapkannya, Kamis 23/05 dia bersama pelaku Barson berangkat dari rumah di Desa Karali menuju pondok orang tuanya di kebun karet di RT 3 Kelurahan Saripoi,” Barson sempat ngobrol dengan korban Astumi Giat, tidak tahu atau apa materi yang dibicarakan mereka kala itu,” Ungkapnya.
Kemudian, Astumi Giat berangkat menyadap karet, tidak lama kemudian Barson menyusul Korban Astumi Giat ke kebun dengan alasan ada yang mau disampaikan kepada Astumi Giat, namun tidak berapa lama kemudian Barson kembali lagi ke pondok dan saat itu Anja kaget melihat kelakuan Barson yang tampak marah kepadanya, sehingga terjadi perkelahian.
Saat itu, Barson sudah mau menusukkan pisau kearah bagian dadanya, melihat hal itu, Anja segera membawa keluar kedua adiknya dari dalam pondok dan lari menuju Pondok Santoso dan menceritakan kejadian tersebut,” Tegasnya.
Anja bersama Santoso menuju ke Desa Karali menceritakan kejadian tersebut, kepada warga desa, kemudian keduanya kembali ke kebun untuk mencari orang tuanya, yang saat itu pergi ke kebun untuk menyadap karet. Saat dipinggir jalan dekat kebun Anja melihat pelaku Barson duduk dipinggir jalan dalam keadaan sudah terluka dan dibagian leher dan berlumuran darah, diduga akibat terjadi perkelahian yang membuatnya begitu.
Anja dan Santoso, membiarkan Barson dipinggiran jalan, mereka tetap mencari korban Ukusnadi (38) tahun dan Astumi Giat (35) di kebun karet. Dia kaget menemukan ibunya dalam posisi telungkup di tanah dengan luka dibagian leher dan sudah meninggal dunia,” Sesalnya.
Tidak hanya sampai disitu saja, dengan dibantu warga ,mereka juga menemukan Ukusnadi ayahnya yang ternyata juga sudah meninggal dengan bekas luka tidak jauh dari posisi ibunya yang tewas mengenaskan.
Kapolres Murungraya, AKBP Esa Estu Utama, mengatakan, pihaknya hingga, Kami masih memproses kasus tersebut untuk mengungkap motif hingga pelaku yang tak lain juga adalah orang dekat korban hingga nekat melakukan pembunuhan terhadap kedua pasutri tersebut. Kami masih mendalami kasus ini,” Tutupnya.
Sumber,” Kdr/Elg (Gmm)

