MATARAM, GLOBALMARTAMEDIA.COM
- @Membuka Jendela Dunia.
Seorang pria,” Abdurrahman (60) tahun, Warga Dusun Merembu Timur, Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah “Duel Maut” dengan korban,” Turmuzi (56) tahun, Selingkuhan istrinya.
Abdurrahman yang mendapati istrinya bersama lelaki lain, di Lingkungan Montong are, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Langsung mengamuk dan terlibat perkelahiaan sengit dengan Turmuzi (Korban). Tersangka,” Durahman, sakit hati karena melihat korban (Turmuzi) menjalin hubungan dengan istrinya. (09/05/2019)

Kapolres Mataram,” AKBP Saiful Alam, Senin 06/05 Saat memimpin gelar Dalam perkelahian tersebut,” Durahman, menghantam,” Turmuzi berkali-kali dengan tangan kosong, kemudian menghempaskan motor yang dipakai korban sampai menindih korban. Kejadian tersebut membuat,” Turmuzi harus merengang nyawa. Saiful sendiri menerangkan bahwa Durahman telah mengetahui perselingkuhan istrinya yang telah terjadi selama 4 tahun.
Emosi Durahman pun memuncak setelah dirinya melihat secara langsung perselingkuhan tersebut. Tim Resmob Polsek Cakranegara sendiri selaku pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut mengamankan Durahman setelah didapati fakta yang menyimpang dari laporan kematian Turmuzi yang dilaporkan sebagai Lakalantas,” Tegasnya.
Informasi pembunuhan di laporkan warga sekitar kejadian bahwa korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas, namun pihaknya terus menyelidiki kasus kematian korban, Karena ditemukan ada beberapa kejangalan di tubuh korban. Setelah mengumpulkan bukti yang cukup, Durahman diamankan di rumahnya, Sabtu 04/05. Abdurrahman sendiri mengakui secara jujur terhadap perbuatannya didasari rasa cemburu dan sakit hati.
Karena dia telah selingkuh dengan istri saya selama 4 tahun,” Ungkapnya. Akibat perbuatanya pelaku meringkuk di tahanan Polres mataram. Dia adalah pelaku tunggal dalam kasus tersebut. Pelaku terancam hukuman penjara, dengan Pasal 340 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana,” Tutupnya.
Sumber,” Ismail Sarlata (Gmm)

