Pembangunan Daerah Harus Dimulai Dari Desa Dengan Segala Potensinya.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Saat ini Kabupaten Banjar boleh berbangga mampu menyusun beberapa Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), salah satunya adalah RDTR Kawasan Perkotaan Martapura yang teknis pelaksanaannya dibantu oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (07/12/2021) 

Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar,” H. Saidi Mansyur yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan,” Ikhwansyah saat membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) ke-5 Forum Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) dan Ekspose Bupati Tentang Renperbup Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Martapura di Kabupaten Banjar di Novotel Banjarbaru, Selasa pagi.

Namun dilain sisi, Pemerintah Kabupaten Banjar telah lupa masih banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang betul diselesaikan dan tersentuh, seperti rusaknya jalan menuju Desa Lok Buntar Kecamatan Sungai Tabuk dan jalan Handil Jepang Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar yang sudah bertahun tahun tidak pernah di perbaiki.

Dikatakannya, RDTR Perkotaan Martapura akan menjadi Instrumen dasar dalam Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk kegiatan berusaha dan membantu mempercepat perizinan bagi investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS)

Warga Desa yang sangat besar harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Banjar agar segera dan secepatnya membenahi jalan jalan yang rusak parah di Pedesaan, Mengapa dimikian” dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” Abdul Halim Iskandar mengatakan, agar jalan Desa secepatnya di Perbaiki dan didahulukan.

Jalan Desa yang rusak parah akibat tidak pernah di perbaiki Pemerintah Daerah setempat.

Walaupun Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Martapura menjadi sangat penting mengingat didalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017 tentang RTRW Nasional, terdapat 8 wilayah administrasi Kecamatan di Kabupaten Banjar yang termasuk kedalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) Banjarbakula, Namun lebih penting lagi perbaikan jalan Desa agar warga Desa mudah beraktivitas.

baca juga :  Satgas Humas Ops Madago Raya Perkuat Sinergitas Dengan Awak Media.

“Abdul Halim Iskandar selaku Menteri Desa mengatakan, Kalau saya pergi ke satu daerah, yang pertama saya tuju adalah Desa. Desa pasti punya ciri khas dan membangun Desa adalah sebuah keharusan, sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditunda tunda lagi,” jelas Abdul Halim Iskandar.

Lebih lanjut Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Halim mengatakan, datang ke Desa secara langsung adalah hal wajib yang dilakukannya di setiap kunjungan kerja. Ia menyebut bahwa membangun Indonesia harus dilakukan dari desa dengan segala potensinya, Baru Kota dibenahi yang sudah bagus menjadi lebih bagus lagi penataannya,” Tambah Gus Halim.

Kadis PUPR Banjar,” Ahmad Solhan di acara Focus Group Discussion (FGD) ke-5 Forum Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) mengatakan, setelah kawasan wilayah perkotaan Martapura, Selanjutnya kawasan Kertak Hanyar, Gambut dan Sei Tabuk yang termasuk wilayah Kawasan Strategis Nasional, Dan perlu adanya masukan dari beberapa stakeholder terkait Renperbup ini,” kata Ahmad Solhan.

Sumber,” Dny/Rmy/Elg (Gmm)